22 Hari Bercerita

ini

antologiku ke-17. Semoga berkah,manfaat dan membangun karakter anak indonesia.aamiin....

Buku 22 Hari Bercerita adalah kumpulan cerita dari kontributor cerita Indonesia Bercerita (@IDcerita). Kumpulan cerita ini disusun dengan menggunakan pohon karakter, gambar susunan dan posisi karakter anak yang dibangun melalui cerita. Panduan pohon karakter ini memudahkan bagi orang tua, guru, pencerita dalam memilih cerita yang sesuai dengan kebutuhan. Pohon karakter ini merupakan alat bantu untuk menjalankan misi Indonesia Bercerita, Mendidik Melalui Cerita, Membebaskan Imajinasi Anak, Membangun Karakter Bangsa.

Ada 4 bagian pohon yang digunakan sebagai dasar pemilah karakter anak, yaitu akar (penerimaan diri, berpikir apresiatif, imajinatif, rasa ingin tahu), batang atau dahan (pengelolaan emosi, motivasi diri, kemandirian, rendah hati), daun (empati, ramah, penyayang, berbagi), buah (kreatif, kemauan belajar, kolaborasi).

22 Hari Bercerita (Buku Pertama) berisi cerita-cerita untuk membangun karakter yang berposisi di akar (Loly Tersesat, Dreamland, Normal, Satu Huruf yang Ku Benci, Lala Lada, Putri yang Selalu Mengantuk, Kamu Boleh, Monik dan Kaus Kaki, Petualangan Fibouli, Penulis itu Pintar, Ollo Si Beruang) dan batang atau dahan (Bumi dan Bulan, Si Bungsu Belajar Terbang, Balon, Mimpi Nirmala, Rumah Motivasi, Menggapai Bintang, Dongeng Mimpi, Rumah untuk Kuki, Salju Pertama Kia, Aku Sebal pada Mama, Aku Kehilangan) pada pohon karakter.

22 Hari Bercerita (Buku Kedua) berisi cerita-cerita untuk membangun karakter yang berposisi di Daun (Surat untuk Papa, Ayah, Tiga Mantra Ajaib, Berkunjung ke Kebun Binatang, Aku Sayang Ibuku, Mr. Tobiko dan Hutan Enenimon, Dila Ingin Memelihara Kucing, Sayang Kak Dhea, Kebun Empat Kelinci, Pangeran Massak dan Raksasa di Belakang Bukit) dan Buah (Cerita Selma, Istana Sang Rajawali, Batang dan Daun, Gelang Chita), ditambah lingkungan sekitar (Badak yang Berwarna Ungu) pohon karakter.

0 komentar:

Posting Komentar