biografi ke novel

aku baru saja khatam membaca tulisan Damien Dematra. sebuah novel yang menceritakan kisah kehidupan Seikhuna Hasyim, kakeknya Gus Dur.
meski seorang teman sempat bilang tidak menyukai tulisan Damien karena katanya tidak ada unsur fiksinya sehingga kurang memancing imajinasi dsb, aku tetap tak surut untuk membacanya hingga selesai.
menurutku tetap masih berharga dan berguna tulisan macam ini. apalagi di jaman seklarang, sudah jarang kita bisa mendengar dongeng , kisah ataupun cerita dari orang - orang tua. pertama, mungkin mereka sudah mati, kedua, yang masih hidup mungkin juga tidak banyak tahu. jadi novel biografi semacam ini sangat penting buat generasi yang jauh dari masa tokoh itu masih hidup.
ada banyak sekali semangat dan teladan serta hikmah yang kita bisa ambil dari novel - novel macam ini.
mudah - mudahan lagi juga mbarokahi, ada barokah di sana. (nhah?! masih ada yang nggak percaya ada barokah? Oh my God, biasanya mereka yang tidak percaya karena tidak pernah mengalaminya. dan tidak  akan mungkin mengalaminya, jika tidak punya iman/percaya. )

selepas khatam ini, sekarang saatnya baca novel biografi Gus Dur yang ditulis oleh orang yang sama. akhirnya buku-buku yang kubeli, kulepas juga plastiknya dan kubaca. hehehe..

(percayalah. aku juga akan melakukannya nanti. entah biografi siapa yang akan kutulis)

0 komentar:

Posting Komentar