Rumah Bambu

Green Arsitektur dengan Rumah Bambu

Mungkin bagi orang Indonesia bambu sering dipandang sebelah mata. Bambu di anggap materialnya “wong kere”. Bahan bangunan bagi orang yang tidak mampu membeli batu bata, semen, genteng dan lain-lain yang 
relatif mahal. Orang melihat bahan baku rumah adalah menunjukkan status sosial seseorang dan mungkin gengsi seseorang. Maka hanya orang miskinlah yang dianggap yang mampu membeli bambu dan hanya mampu mewujudkan desain rumah bambu saja. Kalo menurut para ahli asing berpendapat bahwa bambu merupakan material masa depan yang berpotensi menggantikan kayu karena makin menipisnya hutan tropis yang merupakan penghasil kayu yang utama untuk saat ini.

Jika kita perhatikan, ada beberapa macam alasan dan keuntungan yang membuat kita harus meyakini bahwa desain rumah bambu ternyata desain rumah terbaik untuk kediaman manusia.

1. Desain rumah bambu memiliki nilai estetika yang cukup tinggi. Lihatlah bangunan-bangunan gazebo yang dibangun secara alami ditempat-tempat wisata, mushala serta tempat-tempat persinggahan yang cukup nyaman untuk dikunjungi. Bahkan bangunan rumah tinggal pun yangb terbuat dari bambu bisa dirancang lebih estetis dan natural menawan.

2. Desain rumah bambu termasuk pada desain rumah tahan gempa sebab anyaman bambu tak akan mudah roboh sebagaimana bangunan batu. Jika pun Anda kejatuhan dinding bambu, akibatnya tentu tidak akan seburuk jika Anda tertimpa batu-batu rumah gedung.

3. Rumah bambu lebih nyaman, dingin dan tak memerlukan perawatan yang mahal. Rumah bambun tak membutuhkan AC karena kesejukan alami akan datang menyusup ke sela-sela dinding rumah.

4. Desain rumah bambu dengan pengelolaan ketahanan yang benar, dapat bertahan selama 20 tahun.

5. Desain rumah bambu menjaga pemiliknya dari rasa sombong dan angkuh dari kekayaan rumah, namun juga tak perlu membuat minder para pemiliknya, karena dengan pola desain rumah bambu yang unik dan kreatif, bisa jadi rumah bambu menjadi perhatian setiap orang.

Bambu merupakan salah satu tanaman lingkungan yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan alam. Dengan banyaknya bambu yang ditanam, tentu saja akan menjaga keselamatan lingkungan

Di siang hari, pori-pori alami bambu mampu melepaskan udara dingin yang disimpannya pada malam hari. Hasilnya, siang hari di dalam rumah tetap terasa sejuk. Sebaliknya di malam hari, pori-pori mampu melepaskan panas yang ditabungnya pada siang hari. Alhasil, Anda akan menghabiskan malam di dalam rumah terasa lebih hangat. Selain bernilai artistik, alasan penggunaan rumah bambu sebagai material bangunan memang atas dua hal tersebut. Bambu mampu meredam panasnya matahari siang, sebaliknya menghangatkan rumah di dinginnya malam. Tidak heran, dengan cungkupan udara dingin yang menyelimuti kawasan Puncak - Cianjur, Jawa Barat, banyak bangunan vila memakai bambu sebagai material bangunan bahkan interiornya. Meski tidak seratus persen mendominasi semua sudut bangunan, beberapa restoran tradisional sunda pun banyak menggunakan konsep bambu sebagai daya tariknya. Bagi Anda yang tertarik dengan konsep rumah bambu ini tentu tidak sulit memilih. Model rumah bambu terbilang variasi, mulai rumah bambu berarsitektur tradisional, modern standar, serta semi permanen. Berdasarkan variasi tersebut, penggunaan bambu bisa begitu dominan, separuh, atau sekadar pemanis di beberapa sudut bagian tertentu.





sumber : internet

0 komentar:

Posting Komentar