hidup selalu penuh pilihan

aku sudah pernah mengalaminya waktu itu.
bukan pilihan sebenarnya.
karena aku sudah kadung berada di satu  even yang memang telah direncanakan jauh hari sebelumnya.
hanya saja ketika aku yang berada dalam mobil bersama kawan - kawan even itu,
lewat lapangan yang penuh orang bershalawat bareng habib syeikh,
tiba-tiba muncul tanda tanya besar di kepalaku.
manakah majlis yang lebih barokah?
bagaimana aku bisa berada dalam mobil bersama sekelompok orang yang hendak berwisata, bersenang-senang ini?
kenapa aku tidak bersama sekelompok orang yang hendak bersholawat itu?

ya..begitulah.... tapi tentu saja aku tidak bisa langsung terjun dan memisahkan diri dari rombongan. memangnya ntar aku bisa pulang sendiri?

selanjutnya..ya banyak-banyak istighfar meski tetap senang-senang dengan teman-teman, menikmati pemandangan Dieng dan sekitarnya.


0 komentar:

Posting Komentar