#NgemilBaca Gelombang by Dee

Aku sempat baca cuitan beberapa teman yang katanya kurang bisa relate dengan Alfa, karakter utama di Gelombang-Seri Supernova kali ini. Kalau aku merasa relate-nya karena aku juga sering mengalami mimpi-mimpi berarti, like Alfa did. Tentu saja berbeda karena justru mimpi Alfa bukanlah mimpi, dia adalah rute dan cara bagi Alfa menemukan misinya kembali.

Apa yang menarik dari Supernova kali ini?
Yang pertama, karena kita diajak jalan-jalan ke Sianjur Mula-Mula, mengenal Batak dan Parliman serta kosmologi dan filosofis Batak, tanah kelahiran penulis kita tercinta ini.  Juga pada akhirnya jalan-jalan ke Tibet, mengenal beberapa hal terkait dengan meditasi, mimpi dan budaya lokalnya.

Yang Kedua, seputar ilmu tentang mimpi itu sendiri. Sesuatu yang selama ini sering menjadi pertanyaan saya, telah diungkapkan jawabannya di sini. Terima kasih mbak Dee :))

Selain itu, sedikit pengetahuan tentang dunia pialang saham lumayan memikat hati dan menggoda iman untuk mencoba belajar ataupun mencoba peruntungan di sana. ahay :D *nggaya*

Ada yang mengecewakan?
Kecewa biasanya hadir karena apa yang kita peroleh sedikit bergeser alias kurang dari high expectation dari kita sendiri. Novel-novel mbak Dee tentu saja tidak mungkin tidak bagus. Masalahnya, kita para pembaca ini sudah pernah membaca Partikel yang notabene lebih bagus dari Gelombang ini, jadi ya...agak gimana gitu deh :D
Mungkin sekali karena mbak Dee ini dikejar deadline bahwa Supernova harus segera lahir kembali, sementara sebenarnya belum siap betul. Terutama di bagian akhir kentara sekali kalau agak tergesa-gesa. Beda banget dengan yang kita rasakan bersama Zarah di Partikel.

Semoga Supernova yang berikutnya bisa lebih memuaskan lagi. Selamat menulis, mbak Dee :))


2 komentar: