#ngemilbaca The Crossing Ingo

#ngemilbaca The Crossing Ingo



Fiksi fantasi ini unik. idenya baru. bercerita tentang dua remaja yang berdarah separuh mer, separuh manusia. apa itu mer, apa itu ingo, membuat pembaca penasaran dan terseret arus untuk terus mengikuticeritanya, membalik halamannya hingga halaman terakhir.

adegan-adegannya filmis dan emotif sekali. kita seakan merasakan getaran angin, ketakutan Saph dan Conor, kecemasan mereka, dll.

Detail karakter, setting, tempat, waktu dan gaya berceritanya memikat. dengan diksi dan metaforis yang menawan serta kontekstual dengan setting. seperti wajahnya kalut seperti laut. dst.

Hubungan antar karakter, sub karakter, sub plot mendukung cerita dan mendorong plot utamanya. Kait mengait.

Kita jadi memahami pedalaman/batiniah tokoh-tokohnya melalu prasangka-prasangka tokoh aku (Saph)

Oh ya, cerita ini dikisahkan dalam bentuk POV 1 dengan dua sudut pandang, dari Saph dan dari Faro. (seekor ikan)

Cerita dan bagian-bagiannya beresonansi dengan kita sebagai pembaca karena mengisahkan hubungan keluarga (ayah, ibu, ayah tiri, saudara dll) tetangga/lingkungan, persahabatan, persimpangan-persimpangan (pilihan dalam hidup).

Ini rupanya yang dimaksud bagaimana membuat cerita yang beRESONANSI dengan pembaca tetapi memiliki keBARUan, idenya baru dan unik.

Inersi dalam cerita ini adalah keinginan Saph dan Conor untuk menemukan jati diri mereka dan bertemu kembali dengan Dad yang menghilang.

Recommended banget. Bintang Lima *****

0 komentar:

Posting Komentar