#ngemilbaca Dicintai Jo

#ngemilbaca Dicintai Jo

Sudah jadi tekadku untuk punya paling tidak satu saja buku penulis Indonesia, terutama yang terkenal. Dengan penulis baru, biasanya aku dapat melalui barteran, sedangkan buku-buku penulis kawakan biasa kudapatkan pas ada pameran atau bazar buku (sehingga harganya miring, kayak buku Dicintai Jo ini juga:D) Kalau tidak ada di bazar/pameran, barulah aku beli di toko buku. hehehe..

Hanya saja seringkali karena buku yang di bazar/pameran adalah terbitan lama, maka isinya tidaklah sebagus buku  terbaru penulis tersebut. Sebab kemampuan kan berkembang seiring waktu dan semakin terasah setelah melalui penulisan banyak karya sebelumnya. So, tadinya kukira demikian juga dengan Dicintai Jo, kusangka pastilah tidak sebagus tulisan Alberthiene Endah yang terbaru (yang pernah kubaca di perpustakaan ataupun mengintip di toko buku). Tetapi ternyata bagus kok, lincah mengalir ceritanya, mendorong kita membaca sampai habis.

Meskipun sudah tahu kalau novel ini antara lain menceritakan tentang lesbian tetapi tidak menyurutkan langkah untuk membacanya. Karena ada banyak hal positif juga yang bisa diperoleh di sana.

Asyiknya membaca novel metropolitan dan lajan kota itu antara lain kita jadi belajar tentang fashion dan style busana yang  pas dan kita butuhkan untuk even-even tertentu. Juga tentang manner/adab dalam pergaulan, meeting, lobbying dll. Tips dan kiat kerja, networking, dll. Bagaimana untuk fight dan eksis di kota besar dsb.

Aku meng-highlight beberapa kalimat yang AE tulis dalam novel. Terutama bagaimana dia membuat detail adegan, detail ekspresi karakter-karakternya, selain juga setting-nya. Sebagaimana kita ketahui, detail adalah kunci dalam story crafting.

 Sempat ketawa dan geli sendiri ketika AE menggambarkan salah seorang teman tokoh utamanya (Santi Arifin) yang Don Juan, memacari banyak cewek dari yang setingkat CEO sampai yang OB. Malah keinget si siapa tuh mantan pacarnya pedangdut goyang itik, yang katanya punya 630 mantan pacar. OMG! Haghag

Kejutan demi kejutan diluncurkan AE dalam novel ini sampai dengan klimaksnya. ternyata oh ternyata cowok yang diincar Santi adalah seorang gay.

Tragedi. Begitulah. novel ini drama sosial. suka banget dengan cara mbak AE bercerita. Two thumbs up :)

0 komentar:

Posting Komentar