PUKULAN KUGY KE KEENAN


PUKULAN KUGY KE KEENAN


Yang mana kisah kasih favoritku? Perahu Kertas salah satunya. Adegan favoritnya justru waktu Kugy memukul Keenan dan mereka saling menahan diri untuk tidak berpelukan sebab waktu itu Kugy  sudah jalan bersama dengan cowok lain. Duh….nangis batin deh.
Aku sampai berurai mata lagi saat menyaksikan novel ini divisualisasikan dalam film. Pedihnya cinta, duh duh. Sepanjang nonton Perahu Kertas itu aku menangis terus sepanjang film. Adikku sampai terheran–heran. Bahkan menyenggol bahuku “Idih, malu –maluin ih. Nangisnya segitu amat.” 
Hahaha.. aku menanggapinya sambil tertawa, tapi  dari mataku  terus mengalir saja buncahan emosi. Salut banget dengan Dewi Lestari yang memang menulis novelnya dengan sangat bagus. Aku penggemar Dee. Aku tahu proses kreatif penulisan PK yang penuh perjuangan ini. Dan sejak nonton PK ini, aku jadi nge-fans juga dengan Maudy Ayunda. Aduh, anak itu masih imut tapi aktingnya bagus banget. Dia dan Adipati Dolken dapat banget chemistrinya. Secara keseluruhan mereka mampu membawakan cerita ini dengan sangat baik. Aku terus menerus menangis waktu ada adegan memukul kesal itu tadi, ketika mereka seharusnya bersatu tetapi Keenan melepaskan Kugy untuk kekasih barunya.
Aku juga menangis lagi dan ikut terluka saat Reza Rahardian melepaskan dan merelakan Kugy untuk Keenan. Dan tentu saja yang paling bikin pedih dan menangis adalah karena Maudy aka Kugy harus ‘ditolak’ di sana dan di sini. Hiks. Sekarang saja aku masih berasa sedihnya.
Tentu saja kru mempunyai peran penting dalam kesuksesan film ini juga selain novelnya mbak Dewi Lestari ini memang ciamik banget. Oh ya, aku ketawa pas lihat Dee berperan jadi mamanya Noni. Dan mas Hanung jadi salah satu pengunjung gallery lukisan Noni, kok bisa–bisanya jadi bencong begitu. Hahaha.. ada–ada saja deh. 
Aku dan adikku keluar dari studio jam dua siang. Dia terus meledekku karena menangis habis–habisan. Tapi aku puas banget. Novel dan film Indonesia ya harus berkualitas begini ini, supaya jadi tuan rumah di negeri sendiri.


0 komentar:

Posting Komentar