Ketika Bulik Yang Senasib Denganku Akan Nikah Lagi

Ketika Bulik Yang Senasib Denganku Akan Nikah Lagi


Kemarin di pertemuan halal bihalal keluarga besar, salah satu bulik jauhku yang menjanda setahun ini karena suaminya juga meninggal seperti aku, penuh senyum dan tampak berbunga-bunga.

Rupanya dia akan segera menikah lagi!

Sempat dia tanya sama aku, berapa tahun sejak aku ditinggal wafat suami. Tujuh tahun, bulik. Wow! Serunya dengan wajah sedikit malu. Tapi kemudian dia mafhum karena dua anakku masih kecil, sedangkan dua anaknya sudah besar, sudah lulus dan kerja. Sehingga dia sendirian di rumah, demikian pula dengan calon suaminya yang sudah menduda selama TUJUH BELAS tahun. Wah! Yang itu lebih wow lagi ya saudara-saudara. Setelah membesarkan ketiga anaknya hingga mandiri, barulah sekarang dia hendak menikah lagi.

Subhanallah.

Kita yang mendengar kabar ini turut gembira. Tentu saja.

Kulirik anak perempuanku yang duduk di pojok dan turut mengetahui kalau seorang perempuan yang senasib dengan ibunya akan segera memasuki etape baru. Dengan tatapan penuh arti dan kalimat yang tiba-tiba bijaksana, dia bilang, "ya sudah, kalau gitu Umi coba bilang sama Om yang kemarin katanya mau nyariin Abah buat aku."

Hahaha....jadi ketawa dengernya.

Jadi ceritanya pas kemarin kami sowan-sowan lebaran bareng adikku (pamannya anak-anak) anak perempuanku ini sempat rewel. Mungkin kecapekan atau gerah. Terus digoda ama adikku, kok rewel wae tho, opo njaluk bapak maneh? :D

Waktu itu dia seperti biasa responnya bilang enggak mau. Karena katanya abahnya yang paling oke sedunia. (padahal kenal aja belum. lha wong ayahnya meninggal waktu dia masih usia satu setengah tahun. hehe)

Eh kok kemarin dia jadi berubah pikiran ya? :D



2 komentar:

  1. hehehe...smoga Abahnya segera dapet ya mbak. Aamiiin. Smoga anakku juga segera dapet ayah baru... :D

    BalasHapus
  2. aamiin ya robbal alamiin :)

    BalasHapus