Masing-masing Orang Membangun Kerajaannya Sendiri-Sendiri

Masing-masing Orang Membangun Kerajaannya Sendiri-Sendiri


Sementara banyak pondok pesantren yang sudah lama berjalan dan membutuhkan banyak dana untuk bisa dikelola dengan lebih baik, butuh menaikkan tegangan listriknya supaya tidak njeglak njeglek mati, memperbaiki fasilitas kamar mandi, menutrisi santri, dan lain sebagainya, selagi masih banyak yang seperti ini, eh lha kok mereka yang sebenarnya mampu malah menggalang dana untuk baru akan memulai membangun pesantrennya sendiri. pak Ippo salah satunya. Padahal pesantren tidak sekedar bangunan tentu saja. Dia adalah serangkaian sistem dan pola pendidikan yang harus berdasar dan bersandarkan guru yang benar dan jelas sanadnya.

jadi ingat bagaimana di kota kecilku pun ada banyak kelompok pengajian ibu-ibu terbentuk, konon karena ibu nyai A tidak mau hanya menjadi anggota saja di pengajian B, jadi dia bikin pengajian A. dst.

jadi ingat bagaimana dulu seorang pendana yang tadinya hanya mendukung sebuah pesantren milik tetangganya, kemudian beralih haluan membuka pesantrennya sendiri. dan kini pesantren tetangganya mati.

jadi ingat bagaimana dua kakak beradik yang mewarisi pesantren tersohor milik orang tua mereka berebut pengaruh. dan akhirnya pondok terpecah menjadi dua. lalu yang satu mati, dan yang satunya tak lagi bermutu seperti dulu.

Masing-masing orang membangun kerajaan-kerajaannya sendiri.

However, kita tidak sungguh-sungguh tahu apa yang mendorong niat seseorang.
Bagus sih kalau memang semuanya untuk umat. Semoga.




2 komentar:

  1. salam dari penggemar baru blognya mba dian... semoga ada buku yang bisa dibca hehe

    BalasHapus
    Balasan
    1. hahay......terima kasih banyak ya...

      Aamiin. semoga semoga :D

      Hapus