#ngemilbaca Hujan Bulan Juni

#ngemilbaca Hujan Bulan Juni


Versi puisinya yang sudah diterjemahkan dalam bahasa Inggris aku beli dari Lontar saat ada Borobudur Writer Festival, dan kala itu diputarkan film dokumentasi biografi tentang Pak Sapardi. Bagaimana proses kreatifnya dan dari mana saja inspirasi beliau dapatkan.

Atas pengalaman inilah, aku tergerak membeli novel Hujan Bulan Juni, yang aduuuh ternyata mahal sekali untuk halaman yang hanya sedikit. Kalau penulis lain yang nulis setipis itu mungkin bukunya cuma 35rb, karena ini pak Sapardi ya 50rb. heheh

Dan kiranya beliau menulis tentang pengalaman cintanya sendiri dengan seorang asal Minahasa yang berbeda agama. Jadi ingat pernah mengomentari novel semacam ini menye-menye sastra, atau sastra yang menye-menye, tapi hei...ini kan pak Sapardi. Jadi berbekal ilmu antropologinya, beliau banyak memasukkan kontemplasi pemikirannya dalam novel tipis ini. Jadi semacam novel kontemplasi yang dibalut dalam kisah romansa. begitulah.



0 komentar:

Posting Komentar