Upaya Membegal Lailatul Qodar

Upaya Membegal Lailatul Qodar


Eh maksudnya menghadang :D
Berikut beberapa di antaranya ya. Semoga bermanfaat,

Jangan sampai kita sia siakan malam yang lebih baik daripada seribu bulan yaitu Lailatul Qodar.  Oleh karena itu ada beberapa langkah persiapan untuk mencari malam yang penuh dengan keberkahan tersebut diantaranya adalah :
1. Persiapkan do'a
Menyiapkan do'a sangat penting sekali. Karena pasti kita tidak mau pas lagi i'tikaf kita cuma shalat kemudian melongo karena tidak tahu apa yang harus diperbuat. Apabila kita sudah persiapkan do'a-do'a apa saja yang akan dipanjatkan saat I'tikaf, maka kita akan lebih fokus dalam berdo'a kepada Allah


2. Shalat Malam
Salah satu amalan yang penting adalah Qiyamul Lail. Sebisa mungkin perbanyak dan per-khusyuk shalat kita. Dan juga siapkan ayat-ayat yang akan kita baca saat Qiyamul Lail, klo bisa dipahami juga artinya. Bisa dijamin jika kita sudah siapkan ayat-ayat yang akan kita baca dan paham artinya saat shalat nanti kita akan lebih khusyuk dan menangis haru mengerti makna ayat yang kita baca.
Terkait dengan pengerjaan sholat Lailatul Qadar, hal ini sesuai dengan anjuran Nabi Muhammad SAW melalui hadist riwayat Ibnu  Abbas dalam kitab Durratun Nashihin hal. 172 yang berbunyi:

Dari Nabi Muhammad Shalallohu 'alaihi wa sallam, bahwasannya beliau bersabda:

“Barangsiapa yang menjalankan sholat pada malam Lailatul Qadr sebanyak 2 (dua) rokaat, didalam setiap rokaatnya setelah membaca Al Fatihah (1) satu kali, kemudian membaca surat Al-Ikhlas 7 (tujuh) kali dan setelah salam membaca Astaghfirullahal azhiim wa atubu ilaih 70 (tujuh puluh) kali, maka selama dia mendirikannya Allah akan mengampuni dirinya dan kedua orang tuanya dan Allah Ta’ala akan mengutus Malaikat untuk menanam (untuknya) pepohonan di Surga, membangun gedung-gedung dan mengalirkan sungai-sungai didalamnya, dan dia (orang yg menjalankan sholat Lailatul Qadr) tidak akan keluar dari dunia sehingga dia pernah melihat seluruhnya.“ (HR: Ibnu Abbas)

Adapun cara melakukan shalat Sunnah Lailatul Qadr Tersebut adalah dilaksanakan dengan sedikitnya 2 Rakaat 1 kali salam/ 4 satu kali salam tanpa tasyahud awal / 6 hingga 12 rakaat dengan masing2 dua rokaat 1 salam-dua rokaat 1 salam, dengan terlebih dahulu membaca niat seperti ini:

Niat Sholat Lailatul Qadar Lafadz Arab

اُصَلِىّ سُنَّةً فِى لَيْلَةُ اْلقَدْرِ اَرْبَعَ رَكَعَةٍ لِلَّهِ تَعَالَى

Bahasa Latin: Ushali sunnatan fi Lailatul Qodr, Arba'a Raka'atin Mustaqbilal Qiblat, Lillahi Ta'ala.
Artinya: Saya niat sholat Malam Lailatul Qadar empat rakaat hanya karena Allah
  • Tata cara sholat Lailatul Qadar
Laksanakan seperti syarat rukun Shalat, dengan bacaan tiap rakaat setelah membaca fatihah, kemudian membaca ikhlas 7 kali atau At-Takatsur 1 kali kemudian Al ikhlas 3 kali atau Al-Qadr sebanyak 3 kali Hingga Salam.

Setelah melakukan sholat kita lanjutkan dengan membaca dzikir dan juga membaca doa.
Wirid dan Dzikir terlebih dahulu seperti membaca Surat Al Fatihah, Istighfar, Takbir dan Shalawat Nabi Muhammad SAW sebanyak kemampuan anda dan dilanjutkan dg Doa Lailatul Qadar memohon ampunan kepada Allah SWT.
Berikut adalah Do’a nya;
dui

Bahasa latin: Allahumma Innaka 'Afuwwun, Tuhibbul 'Afwa, Fa'fu 'Anni
Artinya: Ya Allah, sesungguhnya Engkau Dzat Yang Maha pemaaf dan pemurah maka maafkanlah diriku.

3. Target Membaca dan Memahami Al Qur'an
Selalu bawa Al Qur'an yang ada terjemahannya saat I'tikaf.  Di awal Ramadhan kita sudah membuat target (seperti ini) tentang bacaan kita saat ramadhan. Bila targetnya belum terpenuhi, alias masih banyak yang tertinggal jauh, maka malam inilah saatnya kita menuntaskan target target kita.
4. Menghafal Al Qur'an
Bila ingin menghafal Al Qur'an maka waktu ini juga waktu yang pas bagi kita. Kita menjadi lebih tenang saat menghafal., kita menjadi lebih fokus untuk meraih target hafalan.
5. Bawa infak
Selain membawa Al Qur'an sebaiknya kita juga mempersiapkan infak. Tentukan kita mau infak berapa dan mulai sekarang sudah dipersiapkan untuk 10 malam. InsyaAllah, Allah SWT akan membalas ikhlas kita berkali-kali lipat baik di dunia maupun di akhirat.
6. Fisik
Kondisi fisik juga perlu diperhatikan. Usahakan saat siang hari kita memiliki waktu untuk istirahat yang cukup. Karena malam harinya kita akan benar-benar fokus untuk ibadah, dan itu membutuhkan energi. Kemudian usahakan juga setelah tarawih atau isya langsung segerakan istirahat dan jangan lupa setel alarm handphone.
Kalau sudah mempersiapkan semuanya maka jangan lupa tekadkan niat dalam hati sambil mengucap basmallah untuk mencari Lailatul Qodar di tempat yang penuh dengan limpahan berkah dan anugrah. Konsentrasikan hidup kita untuk meraihnya.

Semua umat muslim tentu tidak ingin melewatkan malam Qadar. Nah, berikut tips menjelang 10 malam terakhir Ramadan dari Syaikh Tawfique Chowdhury yang diterjemahkan Ustaz Hilman Rosyad dilansir akun Facebook One Day One Juz;
1. Mulailah dengan niat yang bersih dan tulus. Jika sampai hari ini ibadah terasa belum maksimal, bersiaplah untuk memaksimalkannya. Jika kamu benar-benar ingin memperbaikinya, masih ada waktu.
2. Hari ini, bacalah tafsir surat AlQadr, dan pahami apa yg sesungguhnya terjadi pada malam Lailatul Qadar. Kamu akan merasakan keagungan dan kekuatannya.
3. Jangan menunggu hingga malam ke 27 untuk mengerahkan segalanya. Seluruh malam dari 10 malam terakhir seharusnya jadi targetmu. Bangunlah setiap malamnya. Jangan sampai Lailatul Qadar terlewati begitu saja.
4. Jangan ikut-ikutan dengan perayaan atau kegiatan yang diadakan (bid'ah) oleh kelompok tertentu. Ikutilah sunnah Rasullulah. Tuntunan beliau; "barangsiapa yang berjaga (tidak tidur) dan berdoa pada malam Laylatul Qadar dengan iman dan pengharapan, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni."
5. Hafalkan doa malam Laylatul Qadar yang diajarkan Rasulullaah; Allaahumma innaka 'afuwwun tuhibbul 'afwa fa' fu'anni (ya Allah, engkau maha pengampun dan menyukai pengampunan, maka ampunilah aku).
6. Siapkan daftar pendek doa doa untuk dipanjatkan. Ingat, ini adalah waktu sangat istimewa bagi seorang hamba. Pilihlah doa terbaik untuk agamamu, dunia akhiratmu dan keluargamu. Jangan lupakan saudaramu muslimin yang tengah kesusahan di berbagai belahan dunia.
7. Sempatkan tidur siang sejenak jika memungkinkan. Jagalah perutmu agar tidak terlalu kenyang dan tidurlah segera setelah isya dan tarawih sekedar untuk menyegarkan diri. Lalu bangunlah untuk beribadah.
8. Jangan lupakan keluargamu. Rasulullah membangunkan para istrinya pada malam-malam ini. Anak-anak pun bisa diajak beribadah untuk beberapa saat, walau mungkin tidak selama orang dewasa. Siapkan, semangati dan motivasi mereka.
9. Cara kita berpakaian dan mempersiapkan diri berpengaruh secara psikologis. Pakailah pakaian yang bagus dan wewangian (khusus di rumah untuk wanita) ketika beribadah.
10. Pilihlah spot khusus yang kondusif untuk beribadah, apakah itu di mesjid atau di rumah. Letakkan sajadah, mushaf dan air minum sehingga kita tidak perlu beranjak dari sana jika perlu minum.
11. Ini bukan malam untuk pasang status (misalnya : "alhamdulillaah, nikmatnya bermunajat kepadaNYA malam ini" dsb) di Facebook atau media sosial apapun.
Biarlah itu jadi rahasia indah antara hamba dengan Rabbnya. Maka, matikan dulu HP, tablet dan komputer. Putuskan dulu hubungan dengan dunia dan nikmati jalinan hubungan dengan Allah SWT.
12. Jika mengantuk, maka variasikan bentuk ibadah antara salat, bermunajat dan membaca Qur'an. Lakukan bergantian. Jangan habiskan malam untuk mendengarkan ceramah atau tilawah, atau kalau sangat ngantuk, dengarkan sebentar saja untuk mengusir kantuk.
13. Sabar adalah kuncinya. 10 malam terakhir mungkin akan sangat melelahkan. Anda mungkin masih harus bekerja, sekolah atau aktivitas lainnya. Ini adalah saat untuk bersabar dengan kelelahan itu.
Ingatlah Allah telah menganugrahimu dengan kesempatan berharga (akan luasnya ampunan) yang mungkin saja tidak datang
14. Ini yang paling penting : husnudzhon lah kepada Allah. Ketika bermunajat, ingatlah kau sedang meminta pada Raja Yang Maha Pemurah. Jika kau berharap yang terbaik, dia akan memberimu yang terbaik.




*dari berbagai sumber

0 komentar:

Posting Komentar