Being Hybrid With Samsung Galaxy Note 5 Become More Easy And Cool

Being Hybrid With Samsung Galaxy Note 5 Become More Easy And Cool


Baru saja aku sama adikku ngobrol tentang hadiah Samsung Tab 2 yang dulu kami dapat waktu menang lomba menulis novel. Sampai sekarang barangnya masih bagus, awet dan berfungsi dengan baik. Sementara kami belum juga beli yang lain, eh Samsung sudah sampai ke mana-mana. Perusahaan Korea Selatan ini terus  saja mengeluarkan produk-produk baru. Ada  Samsung Galaxy S6 dan S6 Edge yang bikin ngiler. Belum juga  kita punya yang itu, eh ada lagi yang baru. Kamis 13  Agustus 2015 kemarin di New York Samsung Galaxy Note 5 akhirnya resmi diluncurkan. Pada event Samsung Unpacked 2015 tersebut ditampilkan Samsung Galaxy Note 5 dan Samsung Galaxy S6 Edge Plus dengan desain menawan serta  pembaharuan fitur-fiturnya.

Samsung resmi mengenalkan generasi ke lima dari phablet jajaran seri "Note". Pada Galaxy Note5 ini, pihak pabrikan menanggalkan bodi plastik atau pun bahan kulit seperti terpasang di seri Note sebelumnya, kemudian menggantikannya dengan material logam dan kaca serupa di Galaxy S6.

Galaxy Note5 mengadopsi bezel tipis, untuk diagonal layar berukuran 5,7 inci, yang dibuat dengan konsep memanjang. Dibandingkan versi sebelumnya, Note5 ini lebih tipis hingga diklaim lebih nyaman digenggam. Secara umum, disainnya berupa evolusi dari Note 4, namun terinspirasi bentuk Galaxy S6.



Phablet terbaru Samsung ini menerapkan layar berjenis Super AMOLED, pada resolusi QHD. Dan seperti halnya produk seniornya, Note5 ini dilengkapi stylus S Pen. Menariknya, dengan stylus ini pengguna akan dapat langsung seketika membuat ‘catatan’meski layar dalam kondisi mati.

Hardware
Spesifikasinya ngeriii. Ada memori RAM 4GB, telah didongkrak kapasitasnya dari sebelumnya yang sebatas 3GB di Note 4 atau pun Galaxy S6. Alhasil kinerjanya bakal kian mumpuni. Terlebih di sini telah dibenamkan chipset terbaru Samsung, Exynos 7420, dengan semburan tenaga yang dahsyat. Chip ini menghadirkan prosesor octa-core dengan quad-core Cortex-A53 @1,5GHz dan quad-core Cortex-A57 @2,1GHz, serta GPU Mali-T760MP8.

Ruang memori internal menggunakan standar UFS 2.0, yang cepat. Kapasitas yang disediakan adalah 32GB, 64GB dan 128GB. Itu pun tanpa dukungan dari slot microSD.

Untuk piranti fotografi, Samsung Galaxy Note5 mengadopsi kelengkapan kamera seperti di Galaxy S6. Sensor 16MP dipasang, dengan aperture lebar f/1.9, fitur optical image stabilization (OIS) dan HDR auto real-time. Daya rekam kamera utamanya 2160p, dan bahkan bisa streaming langsung ke YouTube pada kualitas 1080p. Sementara itu, kamera selfinya menggunakan kamera 5 MP (f/1.9).

Ada hal menarik lain dari Galaxy Note5 ini di sisi audio. Dia telah memperbaharui kemampuannya, dengan Ultra High Quality Audio, menjanjikan suara audio yang lebih kaya. Asyiknya lagi, fitur audio seperti ini akan kompatibel dengan headphone Bluetooth (Level On).

Fitur lain yang melekat pada Note5 yakni pembayaran mobile, seperti sudah didengung-dengungkan sebelumnya oleh Samsung. Di sini ada Samsung Pay, akan bekerja via NFC atau pun MST (Magnetic Secure Transmission). Untuk mengamankan fitur ini, Note5 pun dibekali sensor sidik jari.

Btw, Samsung  malah memangkas kapasitas baterai Galaxy Note5, bila dibandingkan dengan versi sebelumnya. Phablet Note5 menggandeng baterai 3000mAh, lebih kecil 200mAh. Itu tampaknya sebagai imbas dari bodi yang lebih tipis. Namun, di sini Samsung telah menyertakan teknologi pengisian daya cepat (Fast Charging), baik via kabel maupun nirkabel.

Samsung Galaxy Note5  tersedia dalam pilihan warna Black Sapphire, White Pearl, Gold Platinum dan Silver Titanium. Jadwal edarnya mulai 21 Agustus ini, di pasar AS. Banderol harganya yakni sekitar Rp11,3 jutaan (32GB) atau Rp12,3 jutaan (64GB) (asumsi USD $1 = Rp14.000,-).

Apa yang paling penting dan menarik yang terjadi pada acara Global Unpacked Samsung Galaxy Note 5?


Terobosan terbaru apa yang diterapkan pada Samsung Galaxy Note 5?
Samsung Galaxy Note 5 ini tampil dengan desain terbaru yang mengusung layar Super Amoled berukuran 5,7 inchi Quad HD resolusi 2560 x 1440 pixel dengan kepadatan pixel mencapai 518 ppi (pixel per inch). Note 5 ini memiliki tebal 7,6 mm dan bobot 171 gram dengan desain unibodi yang berarti baterainya tidak dapat dilepas.  Dia memakai prosesor Exynos 7420 octa score (2,1 GHz quad + 1,5 GHz quad) 64 bit yang ditunjang dengan RAM 4 GB. So powerful. Untuk memori internal kita bisa memilih apakah yang 32 GB atau yang 64 GB karena tidak ada slot microSD seperti halnya Galaxy S6. 

Ada banyak pembaruan fitur dan teknologi terbaru dalam fitur Samsung Galaxy Note 5. Antara lain S Pen, Smart Multitasking, Refined Camera, Battery, Video Live Broadcast, Sidesync (PC-Phone Connection). Wohoooo....segala macam kerjaan kayaknya bakal lebih mudah dan cool dengan  gadget hebat ini.

- S Pen
Note 5 ini  memiliki stylus S Pen di sudut bodynya dengan desain dan fungsi yang lebih canggih dari sebelumnya. Dengan sekali klik, S Pen akan keluar dari dari tempatnya. S Pen ini bisa digunakan dalam keadaan layar tidak aktif (off screen)

So  bila kita mendapatkan ide yang tiba-tiba muncul, kita tinggal mengeluarkan S Pen dan menuliskan atau men-sket-nya di layar. Kita tak perlu khawatir ide yang kita tulis atau sketch ini hilang, karena aktivitas ini akan langsung terhubung dengan memo dan bisa disimpan. S Pen Note 5 ini juga bisa melakukan editing file PDF. Kita bisa langsung membubuhkan tandatangan saat itu juga dan me-reply email yang masuk.

- Smart Multitasking
Samsung Galaxy Note 5 ini memakai prosesor Exynos 7420 octa core (2,1 GHz quad + 1,5 GHz quad) 64 bit yang ditunjang RAM 4 GB. Kapasitas memori internal Note 5 ini 32 GB dan 64 GB dengan sistem operasi Android 5.1 Lollipop. Dengan dukungan 4G LTE kategori 9 yang mampu melakukan download sampai tingkat 300 mbps dan upload 75 mbps. Kombinasi perangkat tersebut memungkinkan Note 5 ini untuk multitasking ketika beberapa aplikasi dijalankan sekaligus.
So mau jadi penulis sekaligus arsitek dan yang kadang-kadang jadi blogger ataupun public speaker bisa memanfaatkan kelebihan perangkat ini. 

- Refined Camera
Note5 dibekali dengan kamera belakang 16 megapixel OIS (F1.9) dan kamera depan 5 megapixel (F1.9) sehingga dengan mudah mengatasi kondisi outdoor maupun indoor. Juga dapat diandalkan ketika berada di suasana low light (temaram) dan mampu menyorot objek yang jauh di depan mata. 


- Battery
Samsung Galaxy Note 5 ini memiliki kapasitas baterai sebesar 3000 MAh. Meski berkapasitas besar, tak perlu waktu lama untuk mengisi baterainya. Note 5 ini memiliki baterai yang bisa diisi dengan metode fast charging. Kita hanya perlu waktu sekitar 80 menit menggunakan charger aslinya dan 120 menit menggunakan wireless charging pad untuk mengisi baterai.

- Video Live Broadcast
Samsung Galaxy Note 5 juga dilengkapi dengan fitur steady video yang menyediakan Video Digital Image Stabilization pada kamera depan maupun belakang. Sehingga hasil videonya tajam dan hebat. Serta disediakan Video Collage Mode sehingga  kita dapat merekam dan mengedit video dengan mudah dalam beberapa pilihan frame dan efek. Ada juga live broadcast yang merupakan hasil kolaborasi Samsung dan YouTube yang membantu kita dalam  melakukan live stream full HD Video langsung dari ponsel ke kontak perorangan ataupun publik melalui YouTube Live. Orang yang mendapat tautan YouTube dari kita dapat menikmati live stream video dari smartphone, tablet, PC atau Smart TV dengan jaringan YouTube. 

Fitur lain yang menambah keren adalah sistem advanced camera Samsung, quick launch (klik tombol home dua kali) untuk menggunakan kamera dalam waktu kurang dari satu  detik. Juga  Auto real-time High Dynamic Range (HDR) dan Smart Optical Image Stabilization (OIS) dan filter terbaru.

Hmm... kayaknya tugas-tugas dan keinginan untuk ikut lomba-lomba bikin  film pendek juga bisa nih menggunakan gadget ini :)

- Sidesync (PC-Phone Connection)
Fitur yang memungkinkan Samsung Galaxy Note 5 kita terhubung dengan PC atau laptop. Meski gadget sedang dicharge, kita tetap dapat menggunakannya dengan cara mirroring di monitor PC atau tablet.

Samsung Galaxy Note 5 seru banget ya!
Tidak masalah apapun tugas, peran dan pekerjaan kita, dia memudahkan kita mengerjakan berbagai hal. So Being Hybrid With Samsung Galaxy Note 5 Become More Easy And Cool

Yuk supaya lebih jelas, kunjungi saja www.GalaxyLaunchPack.com dan subscribe untuk mendapatkan informasi paling update tentang Samsung Galaxy Note 5


See? Being Hybrid With Samsung Galaxy Note 5 Become More Easy And Cool

dari berbagai  sumber



Yuk Datang Yuk!

Yuk Datang Yuk!

Insya Allah akan ada Launching Buku Bidadari Surga Pun Cemburu
dan
Event Diskusi Novel Matahari Mata Hati & Sharing Kepenulisan

don't miss it!
sama-sama tanggalnya 5 September 2015, Sabtu.

#BidadariSurgaPunCemburu jam 11.00 WIB di Gramedia Jl. Pemuda Semarang

#MatahariMataHati jam 15.30 WIB di Gramedia Pandanaran Semarang.

see you ^_^

#launching #peluncuran #bedah#diskusi #buku #novel #tigaserangkai#event #kopdar #venue #gramedia#bookstore #bookfair #pameran#talkshow








Gathering bareng Oppo Indonesia di Semarang

Gathering bareng Oppo Indonesia di Semarang.


Yang sebenarnya aku sudah lihat, kenal dan naksir OPPO sejak dua tahun lalu. Waktu itu Tab-ku rusak, jadi aku jual. Ada sih Tab  satunya lagi, persis bentuknya cuma beda warnanya, hadiah dari lomba menulis novel. Tapi karena waktu itu aku sudah pegang yang hitam, jadi yang putih buat adikku.
Nah, pas mau beli hape baru itulah aku melihat ada barang baru di counter. Ya si OPPO ini. Tapi waktu itu memang masih baru banget, belum ada yang merekomendasikan. So pilihan waktu itu tidak jatuh padanya. 

Eh, kemarin ini malah berkesempatan mengenal lebih dekat si OPPO. Karena ada gathering bareng OPPO Indonesia di Semarang. Bareng teman-teman media dan blogger, kami dijamu di resto river view Semarang, tepat berseberangan dengan OPPO Store. 

Boss OPPO cabang regional Semarang dengan bahasa Mandarin memberikan sambutan langsung (tentu saja diterjemahkan agar kami semua paham maksudnya:D) 

OPPO sepertinya memang salah satu produsen smartphone yang terus mengikuti pesatnya perkembangan teknologi dan berusaha memenuhi tuntutan konsumen. Baik dari spesifikasi teknologinya maupun desainnya. Ini tampak pada produk-produk barunya, Mirror 5 dan R7 Lite. Kedua produk ini merupakan unggulan OPPO untuk kategori Valuably Impressive Phone (VIP).



Melalui  rangkaian acara bertajuk FYI (Fashion – Young – Innovative) Experience Tour,  OPPO memperkenalkan produk-produk terseebut di beberapa kota besar di Indonesia. Termasuk di kota lumpia kemarin ini. Semarang merupakan kota kedua yang disinggahi, setelah Jakarta. Selanjutnya mereka juga terus ke Bandung, Jogja, Makasar dll. 

Nih sekilas tentang produk terbaru yang diluncurkan OPPO. 

OPPO Mirror 5 – Dengan desain yang cantik, dilengkapi dengan spesifikasi yang mumpuni Snapdragon Quadcore 1,2 Ghz dari Qualcomm serta 2GB RAM dan 16GB ROM. Menggunakan sistem operasi ColorOS 2.1 berbasis Android 5.1 Lollipop. Untuk kamera, Mirror 5 dipersenjatai dengan kamera utama 8MP serta kamera depan 5MP, diperkuat dengan sistem pemrosesan gambar, Pure Image 2.0+, yang mampu menghasilkan kualitas gambar Ultra HD. Tersedia dalam 2 pilihan warna, biru dan putih, Mirror 5 telah dipasarkan sejak diperkenalkan secara resmi pada 19 Agustus 2015 dan dijual dengan harga sebesar Rp 2.999.000.-


OPPO R7 Lite – Lini terbaru ini berasal dari keluarga R7, berbalut full metal unibody, R7 Lite dilengkapi dengan dengan prosesor 8 core Qualcomm Snapdragon 615. Kamera utama 13MP serta kamera depan 8MP, sistem penyimpanan 2GB RAM dan 16GB ROM serta sudah mendukung Jaringan 4G LTE 900/1800Mhz. Dengan dilengkapi baterai sebesar 2320 mAH, R7 Lite yang mulai tersedia bulan September 2015 dilepas ke pasaran Indonesia dengan harga Rp 3.999.000.-

Sesudah pengenalan produk terbaru OPPO, kami kemudian test produk Mirror-5, R7 dan R7 Light ini. Merasakan langsung kecepatan prosesor dan ketajaman kameranya. Dua hal yang menjadi andalan produk tersebut. 

Kita juga melihat hasil jepretan kamera OPPO yang wow...sangar-sangar nda!
courtesy by blohersmg


Giveaway Socioteenpreneur

Giveaway Socioteenpreneur


Alhamdulillah akhirnya buku non fiksi Socioteenpreneurship selesai ditulis. Dan sedang dalam persiapan untuk bisa dirilis. Sebuah persembahan untuk remaja dan generasi muda, melalui pendekatan kewirausahaan sosial dan spiritual. Semoga berkah dan manfaat ya.

Menyambut bakal terbitnya buku Socioteenpreneur, ada #Giveaway di goodreads, Ini link-nya https://t.co/KqV2lUuJT3

Langsung klik aja ya. Semoga beruntung ^_^


Oh ya, Giveaway akan berakhir 5 hari lagi. Jadi buruan klik sebelum kelupaan :D


Tentang proses kreatif penulisannya teman-teman bisa baca di sini

http://diannafi.blogspot.com/2015/02/proses-kreatif-penulisan-stp.html


XL Menjual Mimpi Dan Memprovokasi

XL Menjual Mimpi Dan Memprovokasi


Bismillah, niat ingsun ngisi pulsa mugo-mugo angsal mazda. Amiin ya Allah.
Sekarang setiap hari begitu mantra yang  terucap sejak pulang dari resto Selasih Senin kemarin. Ketemu langsung dengan para penggedhe XL kawasan Jateng dan Semarang serta jajarannya. Dalam rangka apalagi kalau bukan menjual mimpi dan memprovokasi rakyat Indonesia. Dan sayangnya saya menjadi salah satu yang terprovokasi. Gimana enggak pengen? Lha wong cuma modal isi pulsa sepuluh ribu dapat kesempatan untuk diundi menjadi salah satu pemilik mobil Mazda2 yang keren itu.

Jadi ceritanya selama 60 hari sejak 22 Agustus 2015 kemarin itu akan ada 60 mobil Mazda2 dibagikan setiap harinya untuk 60 pemenang. Tambahan lagi di hari ke-30 ada 1 spesial Mazda untuk pemenang lainnya, dan di hari ke-60 pun ada Mazda spesial satu lagi. Jadi total ada 62 mobil.

Caranya? Gampang banget. Tinggal isi ulang pulsa XL minimal sepuluh ribu, kita akan dapat poin untuk bisa ikut dalam undian. Tapi tentu saja poin ini berlaku pada hari itu saja. Kita musti isi ulang di hari berikutnya kalau mau dapat poin lagi, semisal di keesokan harinya belum  ada nama kita sebagai pemenangnya. (pengumuman bisa dilihat di web xl. fesbuknya atau *123#7) atauuuu semisal sudah dapat 1 mazda, pengen dapat mazda lagi. Ahay :D


Wow wow tho?
Makanya itu aku yang tadinya XL-nya mati juga jadi punya XL lagi. Alhamdulillahnya nggak harus beli, tetapi dapat stater kit dari event XL kemarin ini, plus XL Tunai 100ribu (dalam bentuk e-money tentu saja). Kaosnya juga bagus (nambah koleksi kaos yang kudapat dari berbagai event dan festival:D)

Ternyata bagi-bagi Mazda2 ini sebagai bentuk syukuran menjelang ulang tahun XL sebentar lagi. Waaah pantesan. Selain gebrakan wow ini, XL juga punya program diskon untuk enam kategori. Hotel, Kuliner, Fashion, Gadget,
So, kalau kita sedang makan di sebuah resto yang termasuk dalam link mereka misalnya, kita akan mendapatkan diskon tertentu. (Jadi ingat jaman dulu waktu masih kuliah dan coba-coba magang kerja jualan kartu diskon semacam ini :D)

Duh, sayangnya lagi nih hari ini aku belum berhasil isi ulang 10ribu untuk nomer XL-ku, karena sudah muter-muter sampai enam counter di kotaku ternyata isi ulang pulsa XL sedang kosong. Oh my God! Sebegitu larisnya sampai kehabisan atau memang kurang siap stocknya. Nah lho :D
courtesy by blohersmg





Talkshow Novel Matahari Mata Hati Dan Bidadari Surga Pun Cemburu di PRO2 FM Jogja

Talkshow Novel Matahari Mata Hati Dan Bidadari Surga Pun Cemburu di PRO2 FM Jogja

Alhamdulillah Rabu 19 Agustus 2015 kemarin, akhirnya novel Matahari Mata Hati dan buku Bidadari Surga Pun Cemburu sukses dibincang di radio Pro2 FM Jogja. Berlangsung dari jam delapan sampai setengah sepuluh malam.

Hahaha... kompakan ama mas Rizal sama gengs-nya band Armada, yang cuap-cuap juga Rabu pagi itu  di Pro 2 FM Jakarta. Jam sembilan pagi sampai selesai, daaaan direlay di seluruh pro2 FM setanah air. Terus langsung jadi trending topik nomer dua di time line twitter hari itu. uhuy :D




Ada mbak Lulu penyiar yang cantik, dan pak Andre dari penerbit Tiga Serangkai yang menemaniku membawakan BSPC dan MHMH meluncur on air.
Pertanyaan dari pendengar, juga pembahasan malam itu menjadi modal buatku untuk acara ngamen berikutnya.

Insya Allah akan ada
peluncuran dan diskusi buku Bidadari Surga Pun Cemburu
di toko buku Gramedia Jl. Pemuda Semarang jam 11.00 WIB,

Juga diskusi novel Matahari Mata Hati
di radio Sonora FM jam 13.30 WIB
dan

diskusi novel Matahari Mata Hati
toko buku Gramedia Pandanaran Semarang
jam 15.30 -17.30 WIB.

Be there ya:)






Ternyata Mungkin Yang Sebenarnya Matre Itu Justru Cowok

Ternyata Mungkin Yang Sebenarnya Matre Itu Justru Cowok


Sebenarnya bahasan dan postingan ini mustinya muncul beberapa waktu lalu saat kami (aku dan adikku) ngobrol-ngobrol banyak terkait dengan relationship, pernikahan dan psikologi pria serta wanita.

Selama ini kan seringnya kita mendapat kesan bahwa wanita/perempuan yang matre. padahal kalau dikorek-korek dan diteliti lebih dalam, lebih banyak dan lebih jauh, agaknya justru cowok yang matre.

Ingat novel Sarvatraesa? Nah itu salah satu contohnya.
Novel Lelaki Pertama? Itu juga contohnya.

Lalu beberapa nama pun  mengemuka di dalam perbincangan seruku dengan adikku. teman-temanku, teman-temannya juga beberapa orang di sekitar kami. Dan nggak selalu cewek yang matre, justru cowoknya.

Satu lagi, dari  serunya obrolan ini, kami juga mendapat simpulan pendek. Bahwa marriage is not about love at all, it's about compromise.




#ngemilbaca Pasukan Matahari

#ngemilbaca Pasukan Matahari

Alhamdulillah, akhirnya sempat juga baca novel mas Gol A Gong ini. Bukunya sendiri kudapat dari mbak Afra Indiva, beserta banyak buku lain yang sudah kureview juga di sini.

Seperti yang kuduga sebelumnya, novel mas GG ini terinspirasi beliau sendiri. Jadi sedikit berbau memoar ya. Meski tentu saja ceritanya mungkin fiktif juga. Gabungan lah.

Temanya tentang persahabatan, keluarga. Pesannya antara lain kesetiakawanan, kesetiaan dan juga keberanian menghadapi hidup dalam keterbatasan (termasuk fisik)

Penokohannya jernih.  Karena aku kenal dan pernah ketemu langsung, jadi ya tokoh lakinya itu mas GG, istrinya itu ya mbak Tias istri mas GG, dan anak-anak mereka termasuk Obi yang aku pernah ketemu dengannya.

Alurnya maju dulu, terus banyak flashback di bagian-bagian belakang bahkan. Mengenang kembali masa-masa sekolah si tokoh.

Settingnya Jawa Barat. dan terutama daerah tempat tinggal mas GG saat ini. So ya lumayan ada kental sundanya gitu di beberapa bagian.

Gaya tuturnya lugas. Aku punya buku travellingnya mas GG juga, dan ini semacam begitu juga menulisnya. Diksinya juga tidak berbunga-bunga atau mengandung unsur kebaruan maupun metaforis, jadi kadang bisa dilompat-lompat bacanya.

Anyway, it's good to share inspiration story to the world.




Tertawa Tidak Dilarang

Tertawa Tidak Dilarang

Hmm..sebenarnya judul postingan kali ini antara Tertawa Tidak Dilarang atau Sama-Sama Kurang Berharga. Penasaran kan ini tentang apaan? ;D *nyengir*


it's very ridiculous actually. Sometimes i feel that not every story should be shared in a blog or social media.  So it's very important to have a diary for secret notes. And then i feel it will be fun if this such ridiculous thing can be laughed together here.

waktu aku sempat cerita ke sepupuku kalau aku nge-fans dan akhirnya ketemu Rizal Armada, aku malah diketawain. Katanya kok bisa sih aku alay?:D

oh what?!(aku ketawa juga dalam hati meski sempat terkejut dengan tuduhan ini:D)

Iya sih, buat mereka yang sukanya pink Floyd dan semacamnya, musik indie dan sejenisnya, jazz dan sebangsanya, band Armada yang melayu dan mendayu gitu memang kesannya alay. Terus terang waktu itu aku agak shock juga ya. Padahal aku juga nge-fans sheila on 7, padi, noah, payung teduh, dll.

Di satu sisi, Rizal dianggap tidak begitu berharga di 'lingkungan-ku'.  Di sisi lain aku apalagi, mestilah juga kurang berharga di 'lingkungan Rizal'. Apa coba?:D

Tapi aku tidak mungkin dong dengan serta merta lepas tangan dan tidak bertanggung jawab dari pilihanku nge-fans Rizal. (yang pastinya suatu saat pun akan mengalami kebosanan) hanya karena tidak mau dianggap alay dan semacamnya.

Jadi meski ditertawakan, aku tidak bisa dong menampik apa  yang dulu pernah kutuliskan, nge-fans ke Rizaldisandi itu sebab kesederhanaan, humoris, kesetiakawanan, persahabatan dan juga kesetiannya sehingga bisa 'merawat' dan 'menumbuhkan' pasukan armada yang sebanyak dan sesolid itu. dll.


Ironi ya? Sebenarnya sama-sama tidak berharga, tapi kenapa nge-fans gitu lho?
Begitchuuu :D

silakan tertawa...haghaghag...
barusan nyadar dan mikir ngaco, tulisan diandra itu maksudnya DIAN Dan Rizal Armada.
(lalu ketawa lagi ketika ingat kalau SAMA-SAMA TIDAK BERHARGA)



#ngemilnonton Surga Yang Tak Dirindukan



#ngemilnonton Surga Yang Tak Dirindukan





Tadinya aku sudah sempat memutuskan tidak akan nonton film ini pas habis lihat traillernya. Duh film sedih nih kayaknya. Poligami lagi. Tapi subhanallah. Allah berkehendak lain. Tetiba aku dapat voucher nonton dari mbak Dewi yang nggak tertarik nonton juga karena nggak seneng nonton yang sedih-sedih. Lalu berangkatlah diriku untuk memanfaatkan voucher itu mumpung sekalian pas di Semarang.




Dan benarlah seperti yang diceritakan di time line twitter oleh orang-orang yang sudah nonton, film ini benar-benar menguras air mata. Dus, kabar terbaru katanya film Surga Yang Tak Dirindukan menjadi film terlaris 2015. Wow. keren bangets.




berikut beberapa hal yang mungkin mendukung kelarisan ini.




temanya kontroversial, poligami bok. meskipun kebanyakan perempuan umumnya tidak menyukai dipoligami, bagaimanapun mereka penasaran dong. ya kan? apalagi buat para perempuan yang telah dipoligami, sedang diancam akan dipoligami, atau yang curiga jangan-jangan suaminya poligami. hohoho...







ceritanya unik. dalam artian tidak klise banget gitu, sebab ada unsur pertaruhan nyawa yang mengakibatkan ferdi nuril harus mengambil keputusan krusial dengan menikahi raline shah. oh my God, dalam situasi seperti itu dengan karakter Ferdi yang memang suka menolong dan latar belakang ibunya yang mati bunuh diri, ya memang itu yang terjadi. istilah dalam novelnya, tak terhindarkan, inevitable.

novelnya sendiri sudah pernah beredar dan bagus, banyak penggemarnya, jadilah ini daya tarik bagi para pembaca untuk menikmatinya dalam bentuk film







cast tepat, ferdi nuril kita sudah kenal di ayat-ayat cinta, dia main lagi di sini dengan baik. innocence gimana gitu. laudya yang baru saja berhijab wah sudah pasti banyak penggemarnya. raline shah sama, dan dia memainkan perannya dengan baik. tambahan pemain pendampingnya juga keren-keren aktingnya.




timing pas, lebaran tepat banget untuk film berbau-bau agama. liburan lagi. orang-orang memilih film yang populer macam ini dibanding yang ngajak mikir macam mengejar hilal.




promosi gencar, di time line, media, fesbuk, bahkan perbincangan offline.




pesannya bagus, semua menunggu akhir cerita dan kita puas. akhirnya poligami di-cut. semua perempuan senang karena memang alamiahnya mereka maunya cinta tidak dibagi. hehe.




platform mb asma kuat. dia pendiri flp. kita tahu ikatan ukhuwah teman-teman ikhwanul muslimin sedemikian kuat dan solid.




paling yang mengganjal dari film ini adalah adegan saat ferdi nuril menikahi raline shah di rumah sakit, kok jadi kayak dejavu ya, seperti menonton ulang adegan di film ayat-ayat cinta.














Bermimpi dan Mewujudkannya

Bermimpi dan Mewujudkannya

Resensi novel Matahari Mata Hati di Jawa Pos-Radar Madura: Minggu, 16 Agustus 2015

Judul               : Matahari Mata Hati
Penulis             : Dian Nafi
Penerbit           : Metamind (PT Tiga Serangkai)
Cetakan           : I, April 2015
Tebal               : vi, 298 hlm.; 21 cm
ISBN               : 978-602-72097-8-7
Peresensi         : Junaidi Khab*
Kehadiran karya ini merupakan suatu upaya untuk membuka mata hati dan mata batin kita agar menyadari atas segala peristiwa yang dialami oleh kita dalam perjalanan hidup sehari-hari. Karena tidak semua orang menyadari jika tidak mendapat tuntunan atau inspirasi. Melalui kisah-kisah sendu dan segala bentuk kerisauan yang disajikan di dalam buku ini, pembaca akan diajak untuk introspeksi diri dalam menjalani hidup ini, lebih-lebih dalam mewujudkan mimpi.
Mewujudkan mimpi atau tepatnya wacana “revolusi mental” seperti yang digagas oleh Joko Widodo sebelum menjadi presiden bukan hal yang mudah. Begitu pula Ahok yang menginginkan DKI Jakarta menjadi ibu kota yang masyarakatnya makmur dan terhindar dari segala macam persoalan tidak semudah membalik telapak tangan. Segala mimpi dan rencana besar harus disertai dengan kerja keras. Selain itu, harus sabar dalam menghadapi masyarakat yang kontra dengan kepemimpinannya, baik ada yang mencaci, mengkritik, dan memusuhi. Itulah tantangannya. Jika kita tetap sabar dan bekerja keras untuk mewujudkannya, dengan kuasa Tuhan, segala mimpi kemungkinan besar akan menemukan solusi dan jalan keluar hingga berhasil.
Sebuah ketabahan dan kesabaran menjadi kunci utama dalam menghadapi segala macam bentuk badai cobaan hidup. Memang sangat sulit untuk membuka kunci sabar, tapi jika dipupuk dengan segala macam motivasi dan sinergi, besar kemungkinan rasa sabar dan tabah mampu kita miliki (hlm. 86). Sebenarnya, kunci sabar berada dalam cara kita berpikir, jika kita berpikir negatif maka sulit untuk sabar. Namun, sebaliknya jika kita bisa berpikir positif kesabaran yang akan menjadi buah hasilnya.
Mewujudkan sebuah mimpi bukan ditentukan oleh status, baik kita keturunan orang miskin, kiai, orang kaya, presiden, dan orang yang berpendidikan. Mewujudkan sebuah mimpi tetap kembali pada kesanggupan diri kita dalam berusaha. Bahkan unsur gen pun bukan satu-satu andalan untuk mewujudkan sebuah mimpi (hlm. 117). Segala macam keingan, mimpi, dan cita-cita hanya mampu diwujudkan dengan usaha keras dan sabar. Bakat pun tidak menjadi jika tidak dibarengi dengan usaha keras. Banyak orang sukses dari latar belakang yang miskin dan orang bodoh, meraka hanya bermodal kerja keras dan sabar dalam mewujudkan mimpi-mimpinya.
Kenalan dan Pengalaman
Mungkin bukan rahasia umum lagi bagi kita. Mewujudkan sebuah mimpi, selain memang harus bekerja keras dan sabar untuk mencapainya, kita juga diajari agar memperbanyak kenalan serta pengalaman (hlm. 143). Dari kenalan itulah kita bisa banyak mengorek motivasi, strategi, dan inovasi. Sementara, dari pengalaman yang beruapa kegagalan kita bisa belajar introspeksi diri, mencari solusi, dan hingga bisa mandiri dalam mengatur segala macam persiapan dan perencanaan.
Kisah-kisah yang dikemas melalu cerita dan tokoh fiktif ini jika dicermati seakan-akan benar terjadi dalam kehidupan manusia. Namun, kadang karena angkuh segala macam pelajaran dan inspirasi, motivasi, dan evaluasi diri mudah diabaikan oleh kita semua. Hal inilah yang perlu kita sadari sejak dini. Membaca kisah-kisah renyah dalam kilasan peristiwa di dalam karya ini akan membangkitkan diri kita dari tidur nyenyak untuk mewujudkan mimpi yang kita alami.
Di era modern yang serba persaingan seperti saat ini, modal pandai atau cerdas saja tidak cukup (hlm. 237). Segalanya membutuhkan daya tahan mental yang kuat, keuletan, kesabaran, dan kerja keras yang menjadi kuncinya serta kenalan dan pengalaman yang bisa diandalkan. Tanpa modal seperti itu, segala mimpi yang pernah bergelantungan dalam tidur siang bolong kita, hanya akan berupa kembang tidur saja, tidak akan berwujud menjadi kenyataan.
Sebuah gebrakan baru, Dian Nafi berhasil mengemas kisah tentang spirit-heoroik remaja perempuan untuk menggapai mimpinya agar bisa kuliah sesuai dengan passion-nya meski tidak memiliki biaya yang cukup. Sebuah perjuangan, kerja keras, dan kesabaran yang dilakukan oleh Ami, Sikha, dan Mayana mampu membawanya hingga mimpi besarnya terwujud. Segala macam bentuk mimpi jika ingin diwujudkan harus disertai dengan kerja keras, kesabaran, keuletan, kenalan, dan pengalaman.
* Peresensi adalah Akademisi dan Pecinta Baca Buku Asal Sumenep Tinggal di Surabaya.


Terima kasih pak Junaidi dan Jawa Pos Radar Madura atas resensi novel Matahari Mata Hati :)

Yuk, teman-teman  bisa dapatkan novel Matahari Mata Hati ini di toko buku Gramedia, Togamas, Tisera dll., Juga bisa via toko buku  online atau langsung ke Tiga Serangkai di
sms/telpon: 08112642333
pin BB: C003FE82F

Oh ya, insya Allah juga akan ada diskusi novel Matahari Mata Hati tanggal 5 September 2015 di toko buku Gramedia Pandanaran Semarang jam 15.30-17.30 WIB. So, catat tanggal dan tempatnya serta pastikan kamu juga hadir di sana ya ^_^


Profil Smart Woman Di Tribun

Profil Smart Woman Di Tribun
profil dian nafi di tribun

alamaaak. fotonya gedhe banget, menuhin satu halaman. lebih gedhe daripada yang pas ada di Koran Sindo. 

Alhamdulillah tsumma alhamdulillah. Terima kasih buat semua guru-guru, teman-teman, saudara, sahabat, pembaca, penerbit dan semua yang telah mendukung dan membantu saya dalam perjalanan kepenulisan ini. Jazakumullah khoiron katsiron.

Btw, pas tadi pagi baca artikelnya, aku baru nyadar kenapa cuma taman bacaan yang kubuat ya. itu sebenarnya agak-agak out of date. untuk wawancara berikutnya (entah media mana lagi yang akan minta) aku sudah nyiapin jawaban baru nih, ahay. pinginnya ke depannya juga bikin hub coworking space kayak Hubud Bali dan semacamnya.

profil dian nafi di tribun jateng

Kematian Dan Gaya Hidup

Kematian Dan Gaya Hidup

Kita sering menganggap artis dan juga anak-anak band cenderung punya kebiasaan dan gaya hidup yang buruk. Namun jika kita menelaah lagi, ternyata tidak semuanya demikian. Kayak anak-anak Armada ini, mereka adalah beberapa dari yang pengecualian. Apa sih yang menyebabkan mereka berbeda. hampir-hampir mirip anak-anak Wali, mereka ini cenderung bersih. Baik dari narkoba ataupun main cewek serta gaya hidup mewah dan hura-hura, clubbing dan segala macam. Usut punya usut, ternyata kakaknya Rizal ada yang sudah meninggal dunia. Anak sulungnya Mai juga meninggal. Endra, salah satu personel mereka pernah mengalami tiga kali koma.

Rupanya kematian-kematian ini antara lain yang menyebabkan mereka mempunyai pegangan, nilai, sikap dan pilihan serta gaya hidup yang positif.


Jadi ingat pernah baca di mana gitu, bahwa mereka yang siap matilah yang siap hidup (pagi ini kujadikan cuitan di twitter)

kalau mereka menurutkan hawa nafsu, bisa aja loh ambil kredit, beli motor gedhe atau mobil mewah dan semacamnya, tapi mereka memilih hidup sederhana. apa adanya. (jadi inget teman yang melakukannya dan kemudian bangkrut karena gedhe pasak daripada tiang)

Jadi sebenarnya bukan profesinya apa yang membuat kita kemudian gegabah untuk labelling seseorang ataupun sekelompok orang. Karena setiap diri toh punya latar belakang, tujuan, cita-cita yang berbeda-beda. Yang membuatnya juga punya pilihan sikap dan gaya hidup yang tak bisa kita sama ratakan dengan orang lainnya meski sama profesinya.




Upcoming Book Tentang Remaja Dan Enterpreneurship



Upcoming Book Tentang Remaja Dan Enterpreneurship



Remaja Juga Bisa Jadi Sociopreneur.
Seperti apa sih jika remaja yang belajar atau menjadi sociopreneur?
Mari kembali menilik siroh, mempelajari masa muda Rasulullah ketika sudah mulai belajar dan menjadi entrepreneur sedari usia belia.
Ketika ibunya meninggal, kemudian Muhammad kecil tinggal bersama dengan sang kakek-Abdul Muthalib- sesungguhnya beliau sudah belajar mengenai entrepreneurship dan sekaligus belajar tentang social bermasyarakat. Hal ini dikarenakan sang Kakek yang cukup disegani dan mempunyai peranan penting dalam kabilahnya –Qurays- yang menjadi kaum terkemuka bangsa Arab.
Nabi Muhammad kecil sering dipangku sang Kakek, baik dalam pertemuan keluarga, maupun saat-saat beliau harus berurusan dengan banyak orang dalam hal bisnis, politik maupun kemasyarakatan. Apa-apa yang dikonsumsi otak semasa kecil lebih cepat terserap oleh spons dalam kepala, lebih berkesan dan memberi jejak yang dalam bagi aspirasi dan langkah seseorang. Demikian pula dalam diri Nabi Muhammad.
Saat kakeknya meninggal di usia Nabi Muhammad masih delapan tahun, pengasuhan yang berpindah kepada pamannya –Abu Thalib –yang seorang pedagang dan pengusaha, tak urung makin membawa jiwa entrepreneurship dalam dirinya. Menjadi penggembala kambing sejak masih belia adalah latihannya mula-mula. Dari sanalah jiwa kepemimpinannya terasah, juga menyaksikan bagaimana sebuah proses investasi dari satu kambing yang beranak pinak menjadi banyak, menghasilkan daging, susu ataupun kulit yang berguna.
Apalagi kemudian sang paman tak segan-segan mengajak dan membawanya berkeliling untuk berdagang. Bahkan melintasi beberapa negeri. Keberanian, kedisiplinan, kejujuran, kreatifitas, tanggung jawab, dan banyak lagi sikap-sikap penting dalam kewirausahaan yang diajarkan. Tidak dengan teori saja, namun bahkan dengan praktik langsung juga di lapangan. Sebuah proses magang yang menyenangkan bersama sang Paman yang melindungi dan mengasihinya.
Maka ketika tiba saatnya Nabi Muhammad mandiri, seorang pengusaha wanita berkelas bernama Khodijah mengambilnya sebagai salah satu orang kepercayaannya dalam berbisnis. Begitu sukses dan berkahnya perdagangan nabi Muhammad, sehingga mahar yang diberikannya ketika mereka kemudian menikah adalah seribu ekor unta merah. Subhanallah.


**


Semua kesuksesan dan langkah besar selalu dimulai dari kesuksesan dan langkah-langkah kecil. Seperti hujan deras yang dimulai dari gerimis, seperti purnama yang diawali dari bulan sabit, dan seperti gunung yang disusun dari kepingan dan gundukan-gundukan kecil. Demikian juga dalam langkah menjadi seorang sociopreneur.


SINOMAN
Remaja juga bisa dengan menjadi socioteenpreneurship. Awalnya mungkin bisa dimulai dari aktifitas yang dekat dengan pribadi masing-masing. Misalnya kalau di daerah Solo-Yogya dan sekitarnya, kita mengenal adanya istilah sinoman atau laden. Itu bisa menjadi salah satu ajang untuk latihan untuk para pemuda pemudi belasan tahun. Biasanya memang anak-anak SMP, SMA dan kuliahan yang nyinom.
Menjadi sinoman berarti menjadi bagian dari sebuah tim yang melayani para tamu undangan dalam sebuah acara, mungkin pesta pernikahan atau khitan dan sebagainya. Bekerja sukarela tanpa dibayar, untuk menyajikan makanan dan minuman bagi tetamu. Biasanya karena tetangga atau saudara sendiri yang punya acara. Imbalannya hanya makan dan minum seperti halnya tetamu yang lain. Serta jika beruntung mendapatkan seragam sinoman, biasanya terjadi kalau pemilik hajat orang kaya dan dermawan.
Tapi dari sesi ini para sinoman mendapatkan guyub, silaturahim, jalinan pertemanan dan persahabatan yang kuat antar mereka. Tak urung kebersamaan berlanjut dengan jalan-jalan bareng dan melakukan petualangan lainnya. Kebersamaan dan jalinan kuat persaudaraan ini bisa menjadi modal bagi seorang socioteenpreneur ketika akhirnya dia bergerak mewujudkan idenya, dan membutuhkan dukungan tim yang solid.
Kenapa mereka mau sukarela, tanpa sadar sesungguhnya itu datang dari rasa kepedulian, selain mungkin ada juga yang karena rikuh dan segan. Namun jika kepedulian ini dikembangkan, tidak mungkin seorang socioteenpreneur ini bisa lahir. Sebab dia akan mampu merekam dan memahami potensi apa yang ada di dalam dirinya, potensi maupun kebutuhan lingkungannya dan prospek apa yang bisa dicapai dengan mengembangkan potensi demi menjawab kebutuhan tersebut.


KEPANDUAN/PRAMUKA
Para remaja belasan tahun memang hendaknya sudah ikut mengambil peran aktif dalam social masyarakat. Kepanduan atau pramuka juga sudah memberikan bibit yang baik sejak anak-anak masih duduk di bangku SD. Karena seringkali ada kegiatan bakti social yang membawa mereka terjun ke masyarakat, demi membantu dan ikut berperan aktif dalam penyelesaian masalah-masalahnya. Misalnya kerja bakti membersihkan selokan dan lingkungan, mengadakan bazaar sembako dan sandang murah, sampai dengan membantu korban bencana alam dan sebagainya.
Di dalam kepanduan/pramuka, anak dan remaja belajar tentang sikap-sikap yang diperlukan seorang sociopreneur. Karena bukan saja tidak mudah menjadi bagian dari entrepreneurship yang membutuhkan antusiasme, ketekunan, kreatifitas dan semangat pantang menyerah, namun terlebih lagi sociopreneur melibatkan social masyarakat dalam aktifitasnya.
Masyarakat sebagai obyek yang digali kebutuhannya dan nantinya juga akan merasakan hasil dari kerja sociopreneur. Tetapi juga masyarakat adalah elemen penting yang harus bisa dirangkul untuk bisa menjadi bagian dari pelaku dan tim sukses sociopreneurship.


KARANG TARUNA
Entahlah apakah masih ada karang taruna di masa sekarang. Mungkin juga sudah mulai tergeserkan dengan menjamurnya komunitas-komunitas yang lahir tersebab hobi dan kecenderungan para anggotanya yang sama.
Tapi mungkin di beberapa daerah Karang Taruna masih ada dan dihidupkan. Wadah ini bisa menjadi tempat dan media untuk menggladi para anggotanya yang kebanyakan remaja belasan tahun. Lewat karang taruna dan sejenisnya, jiwa sukarelawan ataupun volunteer bisa diasah dan dikembangkan, sebagai awalan dalam rangka menjadi socioteenpreneur.

**

Bagaimanakah cara dan langkah bagi remaja belasan tahun yang akan menempuhi jalan sebagai sociopreneur?

Yuk selengkapnya kita baca di buku SOCIOTEENPRENEUR ini.  Kita sama-sama tunggu hadirnya  ya di toko buku Gramedia, Togamas dll, juga di online bookstores :)


LOMBA MENULIS PUISI (DKJ)

LOMBA MENULIS PUISI (DKJ)

Komite Sastra Dewan Kesenian Jakarta, tahun ini mengadakan Sayembara Manuskrip Buku Puisi Dewan Kesenian Jakarta 2015. Sayembara ini diadakan untuk merangsang dan meningkatkan kreativitas pengarang Indonesia dalam penulisan puisi. Berikut adalah ketentuan-ketentuannya:
1. KETENTUAN UMUM
Peserta adalah warga negara Indonesia (dibuktikan dengan fotokopi KTP atau bukti identitas lainnya),
Naskah belum pernah diterbitkan dalam bentuk utuh sebagai buku, baik cetak maupun elektronik,
Naskah tidak sedang diikutkan dalam sayembara serupa,
Naskah ditulis dalam bahasa Indonesia yang baik,
Tema bebas,
Naskah adalah karya asli, bukan saduran, bukan jiplakan (sebagian atau seluruhnya),
Naskah merupakan karya yang ditulis 10 tahun terakhir.
2. KETENTUAN KHUSUS
Menggunakan A4, spasi 1, bentuk huruf Times New Roman ukuran 12,
Naskah minimal 50 halaman,
Menyerahkan biodata, alamat surat, dan nomor kontak di lembar terpisah,
Empat salinan naskah dikirim ke:
Panitia Sayembara Manuskrip Puisi Dewan Kesenian Jakarta 2015
Dewan Kesenian Jakarta
Jl. Cikini Raya No. 73
Jakarta 10330
Batas akhir pengiriman naskah :7 November 2015 (cap pos).
3. LAIN – LAIN
Para pemenang akan diumumkan dalam Malam Anugrah Sayembara Manuskrip Buku Puisi Dewan Kesenian Jakarta 2015 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada Desember 2015,
Hak cipta dan hak penerbitan naskah peserta sepenuhnya berada pada penulis,
Naskah pemenang yang diterbitkan menjadi buku harus mencantumkan logo DKJ dan keterangan bahwa penerbitan buku ini didukung oleh DKJ,
Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat dan tidak diadakan surat menyurat,
Pajak ditanggung Dewan Kesenian Jakarta,
Sayembara ini tertutup bagi anggota Dewan Kesenian Jakarta periode 2013 – 2015 dan keluarga inti Dewan Juri,
Maklumat ini bisa diakses di www.dkj.or.id,
Dewan Juri terdiri dari sastrawan dan akademisi sastra.
4. HADIAH
Pemenang I Rp. 15.000.000,-
Pemenang II Rp. 10.000.000,-
Pemenang III Rp. 7.000.000,-
Masing – masing pemenang mendapatkan subsidi sebesar Rp. 10.000.000,- untuk menerbitkan buku, subsidi ini diberikan kepada Penerbit.
5. JADWAL
Publikasi maklumat Agustus 2015
Pengumpulan karya : Agustus – November 2015
Penjurian November – Desember 2015
Pengumuman pemenang : Desember 2015
- See more at: http://infosastra.com/2015/08/03/lomba-manuskrip-buku-puisi-dkj/#sthash.HvEUIC9Y.dpuf

Kita Dalam GenggamanNya

Kita Dalam GenggamanNya


Apa yang lebih baik daripada mendapatkan kesadaran yang hakiki? Sepertinya dari banyak momen di lebaran kali ini, mungkin yang barusan terjadi seharian kemarin ini adalah Momen Lebaran yang #LebihBaik 

Kenapa menyebutnya sebagai momen lebaran padahal agak jauh dari hari Raya Idul Fitri? Karena momen ini masih ada dalam bulan Syawal, dan sesungguhnya justru membawa diri ini lebaran. Lebih lebar. Juga lebar alias usai dan selesai.

Mungkin kata-kata dan untaian kalimat tak akan cukup menggambarkan bungkahan perasaan dan juga tingginya pelajaran kehidupan yang kudapat. But I'll try to tell the story. Semoga kita semua mendapatkan ibrah dan pelajarannya yang berguna. Aamiin.

Pagi kemarin dengan harapan membuncah, kaki melangkah keluar rumah. Ada banyak agenda hari ini yang harus dilalui, meski baru saja sembuh dari sakit flu selama beberapa hari sejak Idul Fitri.

Belok dulu ke mart beli kado buat dedek bayi. Terus ke radio gajah mada FM, nge-drop buku baru Bidadari Surga Pun Cemburu untuk jadual talkshow berikutnya.


So excited sebab beberapa waktu lalu  sempat juga sharing tentang novel Matahari Mata Hati. Sama-sama terbitan Tiga Serangkai.


(Bukunya bisa teman-teman dapatkan di toko buku Gramedia, Togamas, Tisera dll. teteup promo ya:D)

Dari radio, sebenarnya mau mampir ke tobuk Gramed untuk sidak dan foto-foto seperti biasanya kalau ada rilis buku baru, tapi kayaknya musti irit energi dan perhatikan waktu, jadi cap cus ke RS Hermina. Alhamdulillah bisa nengok 'keponakan' baru dan teman alias saudara komunitas tersayang. Dan pagi itu melihat lalu tetiba sadar bahwa kita segedhe ini sekarang ternyata dulu waktu lahir masih harus latihan ngenyut dulu utk bisa melangsungkan kehidupan. ya Allah. Subhanallah.
Betapa besar karuniaNya pada kita ya. Subhanallah.

Lanjut ke terminal berikutnya, agenda paling penting yang sudah dinanti selama beberapa tahun, sudah dijanjikan dalam dua bulan terakhir ini. Nggak percaya sebenarnya bahwa hari ini akan tiba.

Tapi ternyata memang untuk  menuju sebuah pertemuan agung, Dia takkan memberi jalan mudah. adakah kita bersedia menempuhi ujian, cobaan dan rintangannya? Jadilah siang itu kita menyisir jalanan. sembari sepanjang jalan terus kontemplasi dan intropeksi. Kadang-kadang kita mengkhawatirkan hal-hal prithilan, sementara hal yang lebih urgen malah terlewatkan. Inilah Life Lesson, pelajaran kehidupan.

Sehingga akhirnya takdir bicara, alhamdulillah bertemu dan belajar langsung dari maestronya. Sang suhu. The Aristocrat Lady. Ibu NH Dini.

another serendipity, Ibu NH Dini, speechless
Subhanallah, banyak sekali pelajaran tentang menulis ataupun tentang kehidupan yang kami dapat hari itu dari ibu NH Dini. Terima kasih telah berkenan menemui, menginspirasi dan menumbuhkan kesyukuran dalam diri kami, Eyang :)

Trus karena nggak mau melewatkan hadiah voucher nonton, akhirnya  penghujung hari itu ditutup dengan Surga Yang Tak Dirindukan. Dan yang tadinya sempat apriori dengan tulisan mbak Asma Nadia, hari ini apriori terjawab, bahwa ceritanya bagus kok dan inspiratif.

Sudah sore, capek, masuk angin (karena tadi sok-sokan makan ala-ala food combining tanpa nasi), energi terkuras (juga pikiran sebab stress:D) akhirnya balik menempuhi tiga perempat jam perjalanan pulang dalam keadaan teleeeer. Ya Allah, aku pasrah deh. pasrah. ikhlas. dalam keadaan tidak sepenuhnya sadar karena teler. (jadi inget cerita temanku yang pernah kena narkoba dan fly sambil berkendara di jalan, mungkin kayak gitu juga rasanya)

antara sadar dan tidak sadar, antara hidup dan perasaan akan mati, akhirnya alhamdulillah masuk rumah dan blek sek, langsung tepar. Ya Allaaaah....alhamdulillah.

life, healthy, destiny, happiness, sadness, opportunity, serendipity, sick, consciousness, unconsciousness, all isn't in our Hand. Allah.HU.

kita ini dalam genggamanNya, dalam genggamanNya, dalam genggamanNya. nafas,hidup,kesadaran,perjalanan,sehat,sakit,takdir-takdir.

Ya Rabb Ya Rabb. Irhamnaa irhamnaa wa tub alainaa.


Seharian itu betapa banyak pelajaranNya secara langsung, memaksa diri menandaskan kesombongan, menihilkan ego. kita ini bukan siapa-siapa tanpaNya.

Dan betapa banyak orang-orang baik di sekitar kita, atas kebaikan mereka, hari-hari indah dan kesempatan-kesempatan berharga itu hadir dalam kehidupan,memberi banyak pelajaran. Sungguh karunia terbesarNya adalah persahabatan dan juga kesadaran-kesadaran yang Dia hadirkan dalam kehidupan kita.

Twit gus Mus pagi ini menggaris bawahi pelajaran kehidupan. Menurut imam Ghazaly, orang yang paling bodoh ialah orang yang paling kuat keyakinannya tentang kebaikan dirinya.

Kita (tadinya dengan sombong) mengkhawatirkan orang yang sepuh mungkin akan kelelahan, tahunya kita yang muda justru yang teler. xixixi.

Jadilah ini Momen Lebaran yang #LebihBaik  yang semoga membawa kita menjadi lebih lebar (kesadaran, kesabaran dan pengertian juga keikhlasannya) juga lebar (usai tuntas memahami makna-makna yang bertebaran dalam kehidupan dan peristiwa yang kita lalu) Ujung-ujungnya semoga membawa diri kita menjadi insan yang lebih baik. Aamiin.





Proses Kreatif Penulisan Bidadari Surga Pun Cemburu

Proses Kreatif Penulisan Bidadari Surga Pun Cemburu



Sesungguhnya menuliskan ini   terasa agak sulit  mengingat betapa beratnya tanggung jawab ketika menulis tema dan bahasan  yang sedemikian tinggi dan agungnya. Namun saya menjadikan amanah ini sebagai sebuah jalan bagi saya untuk belajar dan menasihati diri sendiri.

Alhamdulillah selama perjalanan menulisnya, Allah memberikan banyak sekali pengalaman, pengetahuan,  pemahaman dan rasa baru dalam diri saya. 

Kejadian dan peristiwa-peristiwa  yang biasanya luput dari pengamatan saya menjadi berhikmah atas pertolonganNya.

Untuk itulah terima kasih yang pertama dan utama terunjuk pada Allah Rabbul Izzati Sang Penolong, Sang Pemberi Kepahaman, Sang Penunjuk dan Sang Pembimbing. Kami senantiasa memohon perlindungan dan ampunanNya. Karena semestinya kita selalu waspada dan harus lebih waspada terhadap dosa di balik taat. Karena nafsu di balik maksiat itu jelas arahnya, tetapi nafsu di balik taat sangat lembut dan tersembunyi. Naudzubillahi min dzaalik.

Teriring salam dan sholawat pada junjungan Nabi Besar Muhammad SAW yang adalah rahmat dan karuniaNya terbesar bagi kita. Melalui beliau dengan wanita-wanita mulia di sekitarnya, kita banyak belajar.

Terima kasih tak terhingga untuk ibu saya, wanita tangguh yang kepadanya  saya banyak berhutang budi. Sebab melalui tangannya, kami Alhamdulillah tumbuh well-groomed physically dan spiritually, mudah-mudahan demikian seterusnya istiqomah hingga akhir.

Terima kasih pada para wanita di sekeliling saya yang menginspirasi. Saya merekam beberapa sikap, tutur  dan keseharian mereka serta menjejakkannya dalam buku ini untuk bisa menjadi inspirasi bagi lebih banyak wanita. Insya Allah mudah-mudahan menjadi jariyah dan bekal menujuNya. 

Adik  perempuan saya yang pecinta binatang. Yang suka bercanda dengan kucingnya sehingga membuat saya tertawa-tawa sebab menganggapnya sedikit konyol. Oh, maafkeun ya dik :D

kakak ipar saya  yang ahay sekali dalam mengelola rumah tangganya, dan banyak memberi contoh nyata di samping tuturan yang suka diulang-ulang. hehe, mbak, buku ini untukmu juga. 

bulik yang jihad di jalan agamaNya dan giat beramar ma’ruf nahi munkar; tak henti-henti kagumku mengalir bersama peluh yang basah di kening dan wajahmu. You're wonderful. 


ibu yang rajin sholat berjamaah dan disiplin dalam mendidik putra-putrinya; speechless deh bu. 

almarhumah bulik yang tidak pernah menyakiti orang lain, yang menanggung kanker bertahun-tahun tanpa mengeluh dan wafat di usia mudanya; alfatihah.

wanita-wanita di sekitar saya yang terus menjaga kehormatan meski banyak sekali godaan; *you know who*


mentor dan guru saya yang mendorong serta memberikan insight tentang apa yang harus saya lakukan ketika saat-saat macet menulis sedang terjadi; makasih ya, master. kamu kadang-kadang datang agak telat, tapi pas pada waktunya kubutuhkan. *bow*

si mbak yang baik hati mengamanahi saya dengan tugas ini sehingga saya bahkan malah banyak belajar selama prosesnya; 

anak perempuan saya yang  ‘keusilannya’ membantu saya malah semakin terus belajar dan berupaya memperbaiki diri.


Terima kasih kepada penerbit yang telah mefasilitasi  semuanya. Semoga menjadi amal jariyah yang berkah dan bermanfaat. Terima kasih untuk semua pembaca buku-buku saya. Semoga upaya kita bersama menafakuri  pelajaran dan perintahNya mendapatkan ridloNya. 
Aamiin.



Yang mau pesan buku Bidadari Surga Pun Cemburu sila langsung sms/wa 085701591957.
atau via pak Wahyu Tiga Serangkai  085647000160
Tulis nama/alamat/jumlah/judul buku yang dipesan. Selamat membaca. Semoga bermanfaat :)

Konser, Dasi Dan Topi

Konser, Dasi Dan Topi

Pas kemarin si bapak tetiba ngecuit humor tentang dasi, aku baru nyadar lho kalau itu mungkin kebawa karena ngliat profil pict-nya si mas yang pake dasi. ahay :D

terus jadi ingat dasi yang pernah dijadikan kado alm suami beberapa waktu sebelum meninggalnya.

uh, ngomong-ngomong si mas, jadi pengen ketawa. lha wis, mentang-mentang sebelumnya kumention dan bilang ingin lihat penampilan rambut barunya. eh pas perform, dia malah pake topi. siaul banget toh. hih. pengen dijitak ya?:D

ngomongin perform dan konser jadi inget diriku yang sedari kecil ternyata juga sudah suka perform dan konser ke mana-mana. manggung sana sini. yang karawitan lah, yang nembang mocopat lah, yang kulintang lah, yang jadi modin sana sini juga, dari pesta ultah teman sampai upacara tingkat kabupaten, cerdas cermat sampai tingkat provinsi dan on air di tivi. hehe. ternyata kebiasaan dari SD dibawa sampai sekarang. demen banget ama 'sorot lampu'. yo wis piye meneh, lha wong garis tangan memang sensiving :D






Bekerja Seperti Pohon

Bekerja Seperti Pohon


Berikut sedikit cuplikan dari novel Matahari Mata Hati (dapatkan novelnya di toko buku Gramedia, Togamas, Tisera dll) Dan agaknya ini pula yang menginspirasi kenapa gambar covernya adalah pohon (dan burung-burung sebagai tanda kehidupan)


.......

Perempuan istimewa ini menghidupkan rumahnya untuk menghidupkan kehidupan, termasuk kehidupan sesudah kematian. Tentu saja atas pertolonganNya yang Maha Hidup dan Menghidupkan.


“Bekerja itu seperti menanam pohon. Berkorban itu adalah pupuk yang mempercepat pertumbuhannya, “ ucapnya suatu ketika.


Mengingatkanku pada ungkapan yang pernah kubaca bahwa bekerja dan berkorban adalah tradisi kebangkitan dan kepemimpinan.


“Karena itu bekerjalah dengan menabur kebajikan di ladang hati manusia. Tanpa henti. Tulus. Ikhlas mengharapkan RidloNya saja,” sambungnya.


Ia meneruskan pondok pesantren dan madrasah yang dulu dirintis dan dibangun bersama almarhum suaminya. Didirikan dengan modal sendiri yang seadanya, di sebuah lahan yang hampir tidak dilirik orang pada umumnya. Karena dekat dengan perumahan kumuh dan kuburan orang cina (bong). Sebuah lingkungan yang pada mulanya tidak nyaman untuk ditinggali.


“Bismillah,” ucap beliau dengan mantap.


Lokasi itu memang sengaja dipilihnya. Jadi bukan semata karena harga tanahnya murah dan terjangkau oleh doku atau sakunya, namun juga pertimmbangan bahwa mereka akan membuat sebuah pusat kegiatan belajar mengajar. Sehingga masyarakat sekitar yang kebanyakan pengemis dan pemulung serta orang – orang miskin yang kurang bahkan tidak berpendidikan, akan memperoleh pencerahan. Agar putra putri generasi penerus yang tinggal di lingkungan tersebut menjadi generasi yang lebih baik. Subhanallah. Sebuah cita-cita yang sangat mulia yang bahkan berangkat dari keterbatasan dan kesederhanaan. Apa adanya.


“Modal nekat saja. Tawakkaltu ‘alallah” demikian beliau menjelaskan.


Subhanallah…..


Madrasah dengan beberapa guru yang dibayar dengan gaji yang tidak memadai semata untuk bentuk jariyah. Menyumbangkan ilmu yang semoga bermanfaat.


Sungguhpun tak ada manusia yang sempurna di muka bumi yang fana dan penuh kepalsuan ini, namun ada beberapa orang yang sungguh-sungguh memiliki banyak hal yang bisa ditauladani. Digugu dan ditiru. Para guru kehidupan. Beruntunglah aku dikelilingi banyak orang semacam ini. Di antaranya adalah bulik Istiqomah.


Entahlah. Semangat perjuangan itu memang dari sananya karena ayahnya – yang berarti kakekku- seorang pejuang kemerdekaan, ataukah memang dia merawat, menyiram dan menumbuhkembangkan bibit semangat perjuangan yang sudah ada dalam dirinya. Sehingga kemudian terinternalisasi sedemikian rupa sehingga tak ada langkahnya yang sia- sia dan tak diabdikannya bagi lingkungan terdekat maupun masyarakat yang lebih luas.


“Orang hidup itu harus punya cita-cita,“ ungkap beliau.


Tak henti-hentinya beliauterus menerus memompakan semangat kepada siapa saja yang di dekatnya.


Bahkan kehidupan pribadinya sendiri sebenarnya banyak mengundang iba. Karena beliau ditinggal suami yang meninggal dalam kecelakaan lalu lintas. Dengan lima orang putra putri, tentu saja gaji seorang guru sekolah swasta tidaklah memadai. Tetapi beliau banyak mengorbankan waktu dan tenaganya bagi banyak orang.


“Makna hidup kita, sebagai individ , sebagai uma , bangsa terletak pada kerja keras dan pengorbanan dalam menebar kebajikan bagi kemanusiaan,” beliau menggarisbawahi perjuangan yang dicontohkannya.


Darul Aitam (panti asuhan) juga didirikannya. Banyak anak-anak tak berayah dan tak beribu yang tertolong dan terlindungi. Alhamdulillah setelah berlangsung dengan baik selama setahun, kemudian banyak juga yang turut memikirkan kelangsungannya.


Pengajian Alquran setiap ba’da maghrib yang melibatkan adik iparnya yang hafidzoh sebagai guru,, diikuti oleh puluhan anak. Mungkin sampai hampir seratus anak. Beliau sendiri mengajar Alquran untuk orang tua mereka.


“Sebaik-baik orang adalah yang mengajarkan Alqur’an,” ucap beliau..


Berbagai acara pengajian dan bakti social juga diselenggarakan. Tidak ada penghargaan dari siapapun tak menghadang langkah beliau untuk terus berjuang.


“Bekerja adalah simbol keberdayaan dan kekuatan. Berkorban adalah simbol cinta dan kejujuran,” penjelasannya ini menggambarkan bagaimana energi beliau bertumbuh kembang.


Mengatur waktu antara bekerja sebagai guru yang idealis, ketua sebuah organisasi perempuan Islam sekabupaten, dan memiliki seabrek kesibukan di pesantren dan madrasahnya, memang sedikit banyak mengurangi porsi waktu dan perhatiannya bagi anak-anaknya.


Ada masa-masa anaknya rentan dan melakukan kenakalan. Tapi beliau kemudian mendisiplinkan dengan caranya. Dan tak henti-hentinya berdoa memohon pertolongan Allah.


“Karena tak ada yang dapat menolong kecuali Dia,” berpegang pada keyakinan inilah, beliau tak surut dari langkah-langkahnya dalam berjuang meskipun bisik-bisik kanan kiri mengenai kebelumberhasilannya sebagai ibu yang ideal.


Tapi kalau dipikir lagi, jika tak ada yang bersemangat seperti beliau, siapa yang akan melakukan pekerjaan-pekerjaan heroik tak bergaji, tak bersertifikat dan tak berpenghargaan..


Semangat dan daya juang yang tinggi inilah yang berusaha beliau tularkan padaku keponakannya dan banyak orang-orang terdekatnya.


“Bangsa bisa bangkit karena para pemimpin bisa memimpin,” sebuah pemikiran dari beliau yang mematahkan asumsi orang kebanyakan yang mengira tak ada lagi orang yang bisa menjadi pemimpin sejati, karena pasti ujung-ujungnya duit.


“ Cuma mereka yang mau bekerja dalam diam yang panjang, terus menerus berkorban dengan cinta, yang akan bangkit dan memimpin,” sambung beliau.


Ya, diam diam. Ikhlas. Orang tuanya, seorang pejuang kemerdekaan dan tokoh agama serta tokoh masyarakat yang rupanya menitiskan ke putrinya ini.