Berangkat Haji Dari Tabungan Emas


Berangkat Haji Dari Tabungan Emas




Kepergianku ke tanah suci haromain Mekkah Madinah mungkin merupakan salah satu momen ajaib dalam hidupku. Berawal dari desakan dari ibu agar aku ikut mendaftar haji saat itu juga. Karena besok adalah hari terakhir pendaftaran haji tahun itu. Sedangkan adikku dan istrinya sudah daftar. Adikku yang lain lagi sudah pergi haji tahun sebelumnya. Kalau aku tidak ikut daftar haji sekalian, siapa kiranya yang akan jadi muhrimku karena suamiku sudah meninggal.
Walhasil aku berusaha mengumpulkan dua puluh juta untuk keperluan satu seat haji itu. Dan uang tunai serta tabunganku tidak cukup. Alhamdulillahnya ada tabungan emas berupa perhiasan yang ketika diuangkan, jumlahnya bisa menutupi kekurangannya. Saat itu benar-benar terasa bahwa tabungan emas ini sangat berharga.  Alhamdulillahnya lagi, kekurangan tujuh belas juta untuk melunasi dana haji itu kuperoleh selama beberapa bulan setelahnya. Allah memberikan kelancaran rejeki lewat order desain arsitektur sampai dengan jadual pelunasan pembayaran.
Karenanya begitu tahu ada Tabungan Emas dari pegadaian yang merupakan layanan pembelian dan penjualan emas dengan fasilitas titipan dengan harga yang terjangkau, aku jadi tertarik. Sebab layanan ini memberikan kemudahan untuk berinvestasi emas.
Aku pergi ke Kantor Cabang Pegadaian dekat rumah tempat tinggalku pagi-pagi sekali dan dapat nomor undian satu. Petugas melayani dengan cepat dan profesional. Secara singkat dia menjelaskan apa saja yang harus kulakukan. Untuk membuka rekening Tabungan Emas di Kantor Cabang Pegadaian ini aku hanya butuh melampirkan fotocopy identitas diri (KTP/ SIM/ Passpor) yang masih berlaku. Lalu mengisi formulir pembukaan rekening. Semestinya ada biaya administrasi dan materai sejumlah Rp 22.000,- tapi hari itu dibebaskan, mungkin semacam promo. Jadi jumlah uang yang kutabungkan utuh seluruhnya, tidak terkena potongan.

Asyiknya lagi, kita boleh menabung berapa saja. Karena pembelian emas bisa dengan  harga yang sangat  terjangkau (mulai dari berat 0,01 gram). Sebuah alternatif investasi yang aman untuk menjaga portofolio aset, ya kan?
Apalagi menurut petugasnya, akan sangat mudah dan cepat  kalau kita mau mencairkan bisa kita sedang punya kebutuhan dana. Apabila membutuhkan dana tunai, saldo titipan emas dapat dijual kembali (buyback) ke Pegadaian dengan minimal penjualan 1 gram dan kita dapat menerima uang tunai sebesar nilai tukar emas dengan uang pada tanggal tersebut.  
Apabila menghendaki fisik emas batangan, kita dapat melakukan order cetak dengan pilihan keping (5gr, 10gr, 25gr, 50gr, dan 100gr) dengan membayar biaya cetak sesuai dengan kepingan yang dipilih.
Oh ya, jika kita mengambil dalam bentuk uang ataupun emas, diharuskan mengendapkan minimal saldo rekening 0.1 gram. Transaksi penjualan emas kepada Pegadaian dan pencetakan emas batangan, saat ini hanya dapat dilayani di Kantor Cabang tempat pembukaan rekening dengan menunjukkan Buku Tabungan dan identitas diri yang asli.
Semoga dengan membuka Tabungan Emas ini, bisa menjadi jalan untuk memperoleh bekal bagi dana haji umroh untuk kedua anakku yang belum pergi haji. Dan mungkin juga buat diriku yang tentu saja ingin pergi haji lagi. Aamiin ya robbal alamiin. Semoga terkabul ya Rabb.

Overwhelming And Hectic But Happy Sunday

Overwhelming And Hectic But Happy Sunday




Minggu lalu  seharian penuh aku keluar  meski badan masih capek banget selepas perjalanan jauh beberapa hari ke beberapa lokasi di Batu Malang. Seperti biasa mantranya, bismillah limardhotillah, niat ingsun sekolah, golek ilmu, golek ridhonya Gusti Allah.





 Pagi itu awak ini meluncur ke almamater dulu alias Kampus Universitas Diponegoro Undip di Tembalang. Kang Maman Suherman baru saja mendarat tadi pagi di bandara Ahmad Yani untuk mengisi seminar di salah satu gedung utama kampus tercintaku.

Kami sudah janjian ketemu pagi ini sebelum beliau naik panggung, dan sebelum diriku sendiri lari mengejar acara yang sudah kadung ter-schedule sebelumnya.

Setelah beberapa tahun akrab via socmed saja, akhirnya kami bersua langsung, and still impressed. Hehehe.

Kami ngobrol ngalor ngidul dari keluarga, pergosipan, perbukuan, ide-ide, rencana-rencana, event-event dan juga overwhelming sampai hectic moment yang kadang memang kita yang buat sendiri karena justru di situ kita mendapatkan kesenangannya. Hehe...

Agak ngebut dari arah Tembalang ke Gedung Wanita di Jalan Sriwijaya karena mepet waktunya. Alhamdulillah jalanan lancar, macet dikit-dikit saja di beberapa tempat.

Bertemu kembali dengan wajah-wajah penuh senyum, berpelukan hangat dengan orang-orang yang serasa saudara, dan berada di dalam rumah serta keluarga  ini selalu membuat hati bergetar. Ke manapun kita pergi, selalu kembali ke rumahlah yang membuat kita senantiasa menjadi manusia.




Sorenya sempat jalan-jalan ke pameran buku yang terselenggara setiap tahun sekali di gedung ini, dan menemukan salah satu judul bukuku ada di sana. Lumayan kok diskonnya, nggak jatuh-jatuh amat. Artinya buat pembeli atau pembaca, harganya itu sudah miring dan banyak diskon dibanding beli saat masih jaman keluaran terbaru dulu. Buat penerbit dan aku sebagai penulisnya, harga segitu nggak kebanting banget. Pantas.

Aku sendiri membeli beberapa buku yang mendapat award internasional, dan insya Allah akan menjadi asupan bergizi untuk kepala. Beberapa buku anak juga kumasukkan dalam list belanjaanku kali ini. Biasanya asal aku taruh di mana saja di dalam rumah, nanti anak-anak jadi terpancing untuk membaca. Mereka lama-lama sama-sama kutu bukunya denganku.

Malamnya di atas panggung utama, sedikit apa yang kudapat sepanjang hari itu kubagikan lagi lah di sana. Hehehe. Tentu saja otomatis nge-blend dengan apa yang kudapat selama perjalanan di rimba belantara kepenulisan selama tujuh tahun ini.

Meski capek hari itu, namun hati rasanya bahagia. Bukankah bahagia yang kita cari dalam hidup?

Rokok Elektrik



Rokok Elektrik


 
Anda perokok berat dan ingin mengurangi aktifitas merokok Anda? Coba kenali rokok elektrik atau vaporizer dulu yuk. Rokok elektrik atau yang biasa disebut vaporizer adalah perangkat nikotin yang dikemas secara elektronik dan cara penggunaannya dengan cara dihisap layaknya rokok pada umumnya. Rokok elektrik ini tidak menghasilkan asap tetapi menghasilkan uap atau aerosol yang berasal dari pemanasan zat-zat yang ada didalam rokok elektronik tersebut. Selain itum vaporizer atau rokok elektrik ini merupakan rokok yang ramah lingkungan karena tidak menghasilkan asap rokok yang berbahaya bagi perokok aktif dan perokok pasif. Biasanya produsen rokok elektrik tidak menggunakan nikotin serta tar dalam cairan rokok elektrik sehingga aman untuk pemakainya. Oleh karena itu, rokok elektrik sangat oke sebagai pengganti rokok konvensional. Rokok elektrik memiliki banyak barian rasa untuk liquidnya seperti mentol, buah segar dan lainnya.
Jual Rokok Elektrik Murah dan Terlaris di Bukalapak
Mau berhenti merokok dan mau coba rokok elektrik? Yuk coba beli rokok elektrik atau vaporizer di Bukalapak! Bukalapak menyediakan berbagai jenis vaporizer yang aman dan menyediakan liquid vaporizer berbagai rasa seperti rasa strawberry, buah segar lainnya, mentol, mint dan masih banyak lagi. Nikmati kemudahan belanja online dengan menggunakan sistem pembayaran yang aman dan sistem pengiriman yang cepat. Sistem pembayaran yang ada di Bukalapak diantaranya ada BukaDompet, Jemput Tunai, cicilan kredit dengan bunga 0%, transfer antar bank, KlikPay dan pembayaran langsung di Indomaret maupun Alfamart. Bagi Anda yang ingin beli maupun jual rokok elektrik online di Bukalapak  dan mendapatkannya di hari ini juga, Anda bisa beli vaporizer online di Bukalapak dengan menggunakan sistem pengiriman GO SEND. Tunggu apalagi? Yuk beli rokok elektrik murah di Bukalapak sekarang juga di Bukalapak!

Mari Baper Agar Semangat Hidup

Mari Baper Agar Semangat Hidup


Dan inilah yang bikin baper alias bawa perasaan minggu ini....pernikahan Sandra Dewi dan Stevan William anak jalanan. Eh bukan mereka saling menikahi ya. Mereka menikah dengan pasangannya masing-masing.

Yang bikin baper dari mbak Sandra Dewi adalah foto-foto mereka yang menampakkan bahwa mereka sangat saling mencintai. Hadeuhh...so sweeet... memberi kita harapan bahwa masih ada lho cinta yang sedemikian besar dan indahnya. Love is real.

Lihat saja foto-foto mereka ini..



































Arrrgggghh!
Jadi pengen bikin foto-foto kayak gini, tau! Ahaha :D


Terus si stevan william pelakon sinetron anak jalanan yang digandrungi banyak anak muda bahkan anak-anak itu, baru kenal Mei langsung Novembernya married lho. Hebat. Keren. Pemberani. Oh ya, dan dia tidak ragu-ragu meski pasangannya itu janda dengan dua anak. Wow.

Memberi kita harapan, bahwa tidak ada yang too good to be true kok. Semua bisa saja terjadi. Yuk terus berdoa untuk keberuntungan kita dan hadirnya cinta sejati yang indah dalam kehidupan kita. Aamiin.

Packing Kostum Buat Ke Ambon Yuk!








Packing Kostum Buat Ke Ambon Yuk!











Wah dapat tawaran buat pergi ke Ambon, bok. Arrrgghh!!!

Aku langsung lompat-lompat senang. Hadeuh, ini seperti mimpi yang akan jadi kenyataan. Dan seperti biasanya, tiap kali mau bepergian jauh untuk beberapa hari, selalu masalah packing baju ini yang menjadi agenda pertamaku. Hihihi..Maklum perempuan ya. Dan secara, aku nggak ingin kelihatan di foto nanti pakai baju-baju yang itu melulu. Ini sungguh persoalan. Sebab aku sering banget bepergian dan suka sekali foto. Padahal jumlah kostum, baju dan tetek bengeknya tidak mungkin selalu bertambah tiap kali pergi untuk sharing kepenulisan, roadshow bedah buku, riset ataupun jalan-jalan. Kecuali duitnya harus juga dipakai untuk keperluan lain yang penting, ntar ibuku bisa mengomel ria. Ahaha..















Dus, untuk mengakalinya aku pakai mix match, padu padan. Meski seringkali tetap saja ada item baru yang harus dibeli untuk bisa memberikan sentuhan fresh. Dan yach benar ada yang baru, ya kan?! :D Kostum baru yang bisa kita beli dan tambahkan ini paling gampang dan ringan harganya biasanya jilbab. Bajunya boleh sama, sepatu masih yang itu, tapi begitu dipasangkan dengan jilbab baru, jreng jreng....penampilan jadi baru. Coba deh.




Yach nggak apa-apa juga keluar uang tambahan. Toh perginya juga cari uang dan dapat uang, ya kan? Jadi sebagian penghasilan waktu show ataupun gawe alias kerja waktu itu dipakai untuk beli kostum. Yach, anggap sebagai investasi. Karena pasti juga akan dipakai untuk kesempatan bepergian berikutnya.




Beberapa kali bepergian untuk beberapa hari, aku selalu berusaha memilih kostum yang ringkas. Tidak berat, sehingga kalau ingin pakai backpack atau ransel saja tidak akan membebani punggung. Maklum, lama-lama tulang tua juga ya kan? #eaaaa




Misalnya terpaksa pakai koper atau tas beroda kayak pas aku ke Batam Singapura selama empat hari itu, baju-baju yang tidak berat juga bikin ringkas, efisien, efektif, baik saat packingnya ataupun saat kita menyeret tas-nya.



Memilih baju dan kostum yang ringan, namun sekaligus stylish dan modis bisa jadi persoalan tersendiri. Karena seringkali yang demikian paket komplit gitu jatuhnya mahal banget harganya. #eaaaaa


Tapi asal kita pintar-pintar untuk pilah-pilih dan membandingkan harga, atau berburu sale, biasanya dapat harga yang lumayan miring juga. Meski kalau waktunya tidak memungkinkan, dan terpaksa kita membeli dengan harga yang lumayan tinggi, yach nggak apa-apa juga. Tinggal kita kerja lebih keras dan lebih giat lagi supaya dapat uang lagi, jadi balik modal. Ahaha.


Atau kalau mau cerdas dan canggih lagi, bisa pakai tips terbaruku nih. Sejak aku tahu bahwa jilbab pashmina itu sesungguhnya bisa dipakai sebagai outer dengan sedikit ketrampilan xixi, aku jadi memadupadankan antar pashmina ini saja. Kita tahu kalau kebanyakan bahan pashmina ini ringan, tidak berat. Bahkan beberapa di antaranya ringan banget, kalau kena angin saja bisa melambai-lambai. Ahay :D











Jadi aku belajar lagi tentang warna komplementer. Ternyata ada yang disebut sebagai split komplemen, triad komplementer dan tetrad komplementer. Kutata semua jilbab pashmina yang kumiliki seperti dalam susunan lingkaran brewster. Sehingga warna-warna komplemen yang saling melengkapi, posisinya saling berseberangan.



Ambil jilbab pashmina yang saling melengkapi warnanya itu alias komplementer. Lalu rancang untuk menjadikan salah satunya sebagai jilbab yang dipakai kepala, dan yang satunya lagi sebagai outer. Bisa dipakai sebaliknya, iya kan? Dan kalau dapat tetrad komplementer, alias ada empat pashmina. Tinggal hitung saja berapa kemungkinan jumlah mix match padu padan jilbab-outer yang bisa kita dapatkan. Ayo gunakan kemampuan matematika probabilitasmu! :D