Packing Kostum Buat Ke Ambon Yuk!








Packing Kostum Buat Ke Ambon Yuk!











Wah dapat tawaran buat pergi ke Ambon, bok. Arrrgghh!!!

Aku langsung lompat-lompat senang. Hadeuh, ini seperti mimpi yang akan jadi kenyataan. Dan seperti biasanya, tiap kali mau bepergian jauh untuk beberapa hari, selalu masalah packing baju ini yang menjadi agenda pertamaku. Hihihi..Maklum perempuan ya. Dan secara, aku nggak ingin kelihatan di foto nanti pakai baju-baju yang itu melulu. Ini sungguh persoalan. Sebab aku sering banget bepergian dan suka sekali foto. Padahal jumlah kostum, baju dan tetek bengeknya tidak mungkin selalu bertambah tiap kali pergi untuk sharing kepenulisan, roadshow bedah buku, riset ataupun jalan-jalan. Kecuali duitnya harus juga dipakai untuk keperluan lain yang penting, ntar ibuku bisa mengomel ria. Ahaha..















Dus, untuk mengakalinya aku pakai mix match, padu padan. Meski seringkali tetap saja ada item baru yang harus dibeli untuk bisa memberikan sentuhan fresh. Dan yach benar ada yang baru, ya kan?! :D Kostum baru yang bisa kita beli dan tambahkan ini paling gampang dan ringan harganya biasanya jilbab. Bajunya boleh sama, sepatu masih yang itu, tapi begitu dipasangkan dengan jilbab baru, jreng jreng....penampilan jadi baru. Coba deh.




Yach nggak apa-apa juga keluar uang tambahan. Toh perginya juga cari uang dan dapat uang, ya kan? Jadi sebagian penghasilan waktu show ataupun gawe alias kerja waktu itu dipakai untuk beli kostum. Yach, anggap sebagai investasi. Karena pasti juga akan dipakai untuk kesempatan bepergian berikutnya.




Beberapa kali bepergian untuk beberapa hari, aku selalu berusaha memilih kostum yang ringkas. Tidak berat, sehingga kalau ingin pakai backpack atau ransel saja tidak akan membebani punggung. Maklum, lama-lama tulang tua juga ya kan? #eaaaa




Misalnya terpaksa pakai koper atau tas beroda kayak pas aku ke Batam Singapura selama empat hari itu, baju-baju yang tidak berat juga bikin ringkas, efisien, efektif, baik saat packingnya ataupun saat kita menyeret tas-nya.



Memilih baju dan kostum yang ringan, namun sekaligus stylish dan modis bisa jadi persoalan tersendiri. Karena seringkali yang demikian paket komplit gitu jatuhnya mahal banget harganya. #eaaaaa


Tapi asal kita pintar-pintar untuk pilah-pilih dan membandingkan harga, atau berburu sale, biasanya dapat harga yang lumayan miring juga. Meski kalau waktunya tidak memungkinkan, dan terpaksa kita membeli dengan harga yang lumayan tinggi, yach nggak apa-apa juga. Tinggal kita kerja lebih keras dan lebih giat lagi supaya dapat uang lagi, jadi balik modal. Ahaha.


Atau kalau mau cerdas dan canggih lagi, bisa pakai tips terbaruku nih. Sejak aku tahu bahwa jilbab pashmina itu sesungguhnya bisa dipakai sebagai outer dengan sedikit ketrampilan xixi, aku jadi memadupadankan antar pashmina ini saja. Kita tahu kalau kebanyakan bahan pashmina ini ringan, tidak berat. Bahkan beberapa di antaranya ringan banget, kalau kena angin saja bisa melambai-lambai. Ahay :D











Jadi aku belajar lagi tentang warna komplementer. Ternyata ada yang disebut sebagai split komplemen, triad komplementer dan tetrad komplementer. Kutata semua jilbab pashmina yang kumiliki seperti dalam susunan lingkaran brewster. Sehingga warna-warna komplemen yang saling melengkapi, posisinya saling berseberangan.



Ambil jilbab pashmina yang saling melengkapi warnanya itu alias komplementer. Lalu rancang untuk menjadikan salah satunya sebagai jilbab yang dipakai kepala, dan yang satunya lagi sebagai outer. Bisa dipakai sebaliknya, iya kan? Dan kalau dapat tetrad komplementer, alias ada empat pashmina. Tinggal hitung saja berapa kemungkinan jumlah mix match padu padan jilbab-outer yang bisa kita dapatkan. Ayo gunakan kemampuan matematika probabilitasmu! :D


















0 komentar:

Posting Komentar