Sahabat Ada Di Mana-Mana

Sahabat Ada Di Mana-Mana



Ya Rabb
Ketika akhirnya tulisan ini kubuat, semuanya menjadi terasa semakin jelas dan nyata, betapa besarnya anugerah dan karunia yang telah Engkau berikan kepadaku.



Utamanya cinta dan persahabatan, yang entah bagaimana terus menerus menjadi beberapa dari banyak hal yang menyokongku untuk tetap hidup dan tegak berdiri menantang dunia

Berjalan dari satu event ke event lain, dari satu kota ke kota lain, entah sebagai nara sumber, relawan ataupun peserta penggembira, selalu membawaku bertemu teman-teman dan para sahabat baru.







Dan terutama mereka yang secara intens berkumpul dan berinteraksi adalah sahabat yang paling dekat dan sering siap sedia kapan pun kita butuh mereka. Dalam segala kondisi, keadaaan kita baik yang menyenangkan atau susah, mereka memahami dan mengerti. Tidak menghakimi.
Satu sahabat baik sering membawa kita bertemu dengan sahabat-sahabatnya juga yang dengan begitu menjadi lingkaran yang akan membawamu terbang lebih jauh, atas perkenanNya.

Sahabat adalah juga yang menemukan dan mendorong potensi dalam diri kita sehingga kita terus maju bergerak, move on dan move up. Mereka mendukung dan memberi panggung. Mengapresiasi dan berterima kasih.

Kadang hubungan fans alias penggemar dengan yang digemari pun bisa menjadi jalinan persahabatan yang indah. Yang membawanya pada takdir terbang ribuan kilometer jaraknya dari pulau yang jauh, untuk menjadikan nyata sebuah pertemuan yang dinanti selama bertahun-tahun.



Sebagaimana teman, sahabat juga bisa datang dan pergi. Tetapi sahabat sejati akan selalu datang kembali.
Selalu ada tangan dingin atau tangan emas yang berbaik hati mempertemukan kita dengan orang-orang baru. Ia yang layak kita sebut sebagai sahabat, meski kadang kita tak menyetujui hasrat yang tersembunyi di balik sayapnya.

Editor dan para pemain di bidang penerbitan juga sahabat yang sangat berarti bagi kita. Mereka yang sering tidak kita mention namanya padahal peranannya besar dalam turut membidani kelahiran karya-karya dan buku-buku kita. 

However, keluarga adalah sahabat-sahabat yang paling tak bisa kita abaikan sama sekali. Mereka selalu ada dalam suka duka.

Mesin otomatis bernama muslimat dan fatayat ini juga para sahabat yang kepada mereka seringkali kita pulang. Kepada cinta yang purba. Bentuk cinta yang bisa diterima para sesepuh kita, yang tidak diikuti tanda tanya-tanda tanya.
Menjadi penggiat banyak komunitas adalah juga upaya untuk terus menjalin silaturahim dengan para sahabat dari berbagai latar belakang dan lingkaran.



 

 
Sering merasa takjub pada para sahabat  yang memiliki kepedulian pada mereka yang membutuhkan. Bergerak untuk kegiatan sosial dan dengan tulus berbagi, menghantarkan rasa iri positif dalam diri. Para sahabat yang menginspirasi, membuat kita jadi turut bergerak bersama mereka.



Menjadi promotor juga menjadi jalan bagi kita menemukan para sahabat baru. Bersama-sama mencari jalan guna mencapai tujuan yang baik dan kemaslahatan lebih besar, membuat jiwa-jiwa bersatu. Dan suatu ketika bertemu di lain waktu dan lain tempat, rasa hangat persahabatan itu menyembul kembali dan membawa kita pada indahnya rasa persaudaraan.


Kadang ada event yang membawa kita bertemu banyak sekali teman baru, dan di antara yang banyak itu kadang bisa kita jumpai satu dua sahabat yang akan tetap tinggal dan berkesan di hati.


See? Sahabat ada di mana-manaaaa...
termasuk juga sahabat yang nantangin nulis tema ini hehe Tina dan juga Nunung
.

Yang jadi pertanyaannya sekarang adalah apakah aku sudah menjadi sahabat yang baik bagi sahabat-sahabatku? Hiks...aku sedang dan tengah terus berusaha. Semoga Allah senantiasa menolong dan memampukan. Aamiin.

9 komentar:

  1. yas, dimana mana sebenernya bisa banget nemu sahabat. tergantung sikap kita terbuka untuk menerima mereka aja

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul bangeeets.... mari terbukaaa :D

      Hapus
  2. Alhamdulillah, banyak sahabat banyak rejekii..

    BalasHapus
    Balasan
    1. alhamdulillah ya mbak, smoga makin banyak sahabat kita dan semakin banyak rejeki kita. aamiin

      Hapus
  3. Mbak Di, sahabatnya banyak sekali ya, senengnyaaa :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. sahabat baru dicari, sahabat lama jangan dilupakan ya mbak :)

      Hapus
  4. Produkif banget mb dian, inspiratif :) sahabat nya juga banyak, keren ih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin aamiin ya robbal alamiin. peluk, makasih ya doanya. sebagai sahabat, kita musti saling terus mendoakan :)

      Hapus
  5. Produkif banget mb dian, inspiratif :) sahabat nya juga banyak, keren ih

    BalasHapus